Duh, Ada Cangkul Impor dari China

Ketika kita masuk ke sebuah pasar tradisional, toko tani atau toko bangunan, sangat mudah untuk mencari cangkul yang dibuat oleh pabrik di Indonesia atau dibuat secara tradisional oleh pande besi di berbagai pelosok tanah air. Namun, kabar beredar bahwa pemerintah membuka keran impor cangkul untuk memenuhi kebutuhan.  Indonesia ternyata telah mengimpor cangkul dari China. Impor cangkul menambah jumlah makin banyaknya barang-barang yang diimpor oleh Indonesia.

Dikutip dari laman Detikcom, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengakui adanya impor cangkul di Indonesia. Menurut Enggar, izin impor tersebut menindaklanjuti rekomendasi dari Kementerian Perindustrian.

Enggar mengatakan, pada pukul 12.00 WIB tadi jajaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) membahas soal impor tersebut.

Enggar menyebut izin impor tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan industri.

“Jam 12 tadi ada rapat di Kemenperin, yang hasilnya pak Dirjen kita ada eselon I yang rapat karena pada April-Juni lalu sudah keluar izinnya atas dari rekomendasi Perindustrian,” ujar Enggar di Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2016).

Pada masa April-Juni tersebut, Menteri Perindustrian masih dipegang Saleh Husin, sementara Menteri Perdagangan dipegang Thomas Lembong.

Ia mengaku Kemendag mengeluarkan izin tersebut karena persyaratan pengajuan izin tersebut telah lengkap.

“Kenapa penyebabnya itu lagi dibahas sekarang. Apa langkah berikutnya itu Kemenperin yang mungkin tahu,” ungkap Enggar.

“Kita mengeluarkan positif online adalah cepat izin. Kalau persyaratan lengkap maka otomatis izin keluar, persyaratannya lengkap, rekomendasinya lengkap ada semua datanya, izin itu keluar. Ini kita bahas dengan Kemenperin melakukan kordinasi mebahas ini saya belum tahu hasilnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan saat RI impor cangkul tersebut hanya kebutuhan sesaat. Kini izin selanjutnya tidak diberikan lagi.

“Nggak usah lagi itu kan kebutuhan sesaat, itu sudah stok lagi,” imbuh Enggar.

Perbedaan cangkul impor dari China dan cangkul buatan lokal

impor-cangkul-buatan-china-perbedaan-pacul-buatan-indonesia

Menurut Sujeni, salah seorang pedagang cangkul di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengatakan cangkul buatan pabrikan China bisa dikenali dari pelat mata cangkul yang halus dengan bekas pengecoran yang lebih rata dan halus. Hal ini berbeda dengan cangkul buatan lokal yang bagian sambungan lasnya terlihat kasar.

“Cangkulnya diambilnya dari pedagang grosir di Jatinegara, kalau China kan pabrikan, lasnya lebih bagus sambungannya. Kalau lokal agak kasar bagian bekas lasnya, yang lokal dibuat pengrajin besi di daerah Solo, pengelasannya lebih kasar,” ucap Sujeni kepada detikFinance ditemui di tokonya, Selasa (1/11/2016).

Selain dilihat dari bekas sambungan las, kualitas besi yang dipakai cangkul asal Negeri Tirai Bambu ini juga lebih berkualitas sehingga terasa lebih berat. Besi baja yang dipakai pabrikan China, membuat cangkulnya tak mudah berkarat.

“Besi yang dipakai kan berbeda. Kalau China punya lebih bagus kualitasnya, wajar lebih berat sedikit. Kalau China besinya kurang bagus, besinya dari besi bekas yang dilebur dan lasnya nggak rata,” ujar dia.

Sujeni melanjutkan, cangkul impor China juga bisa dikenali dari stiker yang menempel di mata cangkul. Dia pun memperlihatkan cangkul China dengan merk Scock Brand dengan tulisan made in China dan tulisan keterangan berbahasa Mandarin.

Namun demikian, kata Sujeni, pembeli cangkul tak pernah bertanya barang yang dibelinya merupakan buatan pengrajin lokal atau impor dari China.

“Beli ya beli saja, lihatnya kualitasnya sesuai apa nggak. Mana tahu mereka itu China apa bukan,” tuturnya.

Menurut Sujeni, cangkul yang dijual para pedagang di Pasar Minggu tersebut berasal dari pemasok yang sama. Cangkul China tersebut dijual tanpa gagang seharga Rp 60.000 per buahnya, sementara untuk cangkul buatan pengrajin lokal dibanderol Rp 35.000.

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menyayangkan impor cangkul tersebut. Sudah saatnya Indonesia mandiri dan berdaulat bukan terus-terusan impor.

“Kita ini harus berusaha keras untuk mandiri, bayangkan masak cangkul saja impor, daging impor, garam impor,” kata Zulkifli Hasan di LPP Yogyakarta, Sabtu (29/10/2016).

Menurutnya, sebenarnya Indonesia punya segalanya untuk bisa berdaulat. Apakah berdaulat di bidang pangan, atau berdaulat di bidang alat pertanian seperti cangkul yang bisa membuatnya sendiri.

Dia juga mengatakan, perlu dukungan dari berbagai pihak, dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi untuk mewujudkan Indonesia berdaulat. Selain itu, butuh dukungan teknologi untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Kalau hanya cangkul saja kita impor, kan repot kita ya,” pungkasnya. (sumber: detik.com)

Seandainya Pemerintah Blokir Google

Pajak, yah… pemasukan terbesar negeri ini adalah pe-a-je-a-k, pajak! Nah, pemerintah merasa kehilangan pemasukan karena Google tidak bersedia untuk membayar pajak dengan alasan bukan Badan Usaha Tetap (BUT) di Indonesia.

Kita ngomong andai-andai saja ya, nggak usah terlalu serius, slow guys. Dan yang kita bahas kali ini adalah: Seandainya Pemerintah blokir Google, apa yang akan terjadi?

pemerintah-blokir-google

Sebelum menjawab pertanyaan tadi, ada lagi pertanyaan yang lebih lebay, apakah kalian bisa hidup tanpa google? saya tebak, kalian bakal bilang: “bisa! karena kita makan nasi dan malam minum kopi…”

Tapi, bagaimana jika ada pertanyaan lain, apakah kalian bisa bisa maju tanpa google? hmmm.

Saya menulis ini memang agak bingung sih, sebagai warga negara Indonesia, saya harus membela bangsa. Tapi disisi lain, sepertinya saya adalah ‘wong cilik’ yang membela ‘pembegal’. Sedangkan membela Google, takut dibilang penghianat bangsa. Yah… sebuah dilema.

Kali ini, pemerintah seperti memaksa sebuah perusahaan teknologi yang secara tidak langsung memajukan bangsa ini juga untuk membayar ‘upeti’. Hampir tiap hari, saya yakin, kalian tidak pernah jauh-jauh dari Google. Kecuali kalau hape yang kalian pegang adalah iphone, itu pun masih terhubung. Mungkin handphone symbian, nah….

Di ulang tahun Google yang ke 18, mereka telah melakukan banyak pengembangan, diantaranya.

Search Engine terbaik sepanjang masa

Saking familiarnya pengguna internet dengan Google, mereka akan mencari informasi di internet dan tak sadar mengucapkan ‘googling’. Dengan algoritma dan fitur hebat yang dibuat oleh mereka, memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi secara cepat. Sementara untuk masalah filter konten, yakni membedakan konten positif dan yang tidak layak dibuka, google telah melakukannya jauh lebih baik dibandingkan search engine lainnya seperti Bing, Yandek, Yahoo, dan masih banyak lagi.

Jika diblokir

Bing akan mengusai Indonesia. Tapi algoritma yang dimiliki Bing tidak sehebat google. Informasi yang dicari oleh pengguna hanya dikuasai oleh para ahli internet marketing, bukan berdasarkan user experience. Maksud saya, informasi terbatas pada konten yang dibuat oleh pelaku internet marketing, padahal diluar sana banyak sekali orang hebat namun terkendala dalam urusan SEO. Paham, kan?

Belum lagi nanti ada Search Engine abal-abal. Tentu akan dimanfaatkan oleh ‘black-hat’ untuk melancarkan misinya. Belum lagi ‘bug’ dan filter konten kelayakan untuk dilihat oleh semua umur, termasuk anak-anak.

Sistem Operasi Android

Smartphone menjadi barang yang murah saat ini, terutama dengan sistem operasi Android. Hanya dengan Rp 1 juta saja, Anda bisa mendapatkan berbagai fitur menarik dengan banyak konten gratisan. Tidak seperti iPhone yang terbilang mahal, hanya sedikit aplikasi yang gratis. Artinya, wong ndeso atau orang kota bisa memanfaatkan Android dengan segala kelebihannya. Tak perlu munafik, sebagian besar game atau aplikasi yang seharusnya bayar, saking ‘kreatifnya’ bisa dicari APK dari sumber lain yang gratis. Sebenarnya Google juga dirugikan.

Jika diblokir

Tidak dapat menerima pembaruan OS Android untuk Indonesia. Satu tahun, dua tahun, tidak masalah. Namun selanjutnya, smartphone Android Anda tempatnya di tong sampah.

Tidak masalah untuk mereka yang punya duit lebih, iPhone adalah pilihan tepat, pengguna mungkin malu punya aplikasi gratisan. Tapi bagi yang punya duit pas-pasan, seperti saya ini, to be honest… mungkin akan beralih ke iPhone juga, tapi seken dan tidak gengsi hanya menggunakan aplikasi gratisan. Atau ke Windows Phone juga boleh. Kalau duit lagi habis, ya… mungkin kembali ke Symbian Os atau Java.

Google Map

Tidak hanya dalam sekala mencari lokasi atau jalan, Google Map berkembang dengan sangat bagus. Mereka juga telah ‘blusukan’ ke berbagai daerah di Indonesia untuk memudahkan pengguna melihat jalan (Google Street View) dengan mobil google. Dana yang dikeluarkan oleh Google tidak sedikit, jika ini dilakukan oleh pihak pemerintah, berapa dana yang harus digelontorkan untuk menyewa tenaga ahli dari luar negeri, belum duit yang masuk kantong pejabat nakal.

Jika diblokir

Beli Atlas di Toko Pramuka

Youtube

Saya nggak bisa jelasih lagi, layanan video mana yang lebih baik ketimbang layanan video milik Google ini? Oke, memang masih ada konten yang agak ‘syahdu’, tapi dibandingankan dengan konten video lainnya, Youtube jelas memiliki filter dan penyesuaian konten terbaik.

Jika diblokir

Nonton ePTV di RCTV, catu untuk cemuah.

Dan yang lebih berbahaya lagi, oran yang sudah biasa mencari video di Youtube, akan mencari video lainnya. Dan lagi-lagi, filter kontennya tidak sehebat Youtube. Tapi ini tergantung pemakai sih, kalau imannya kuat, mungkin imron-nya yang nggak kuat. Ooops.

Google Adword dan Google Adsense

Ini yang paling dipermasalahkan yang menyangkut bisnis. Pemasukan google sebagian besar didapatkan dari pengiklan Google Adword dan bekerja sama dengan publisher Google Adsense.

Data di tahun 2015:Dalam waktu satu tahun, secara total Google telah membayar para publishernya lebih besar dari Biaya Perluasan Kanal dan Terowongan Terusan Suez US$ 8,4 Miliar. Jika dirupiahkan, menyentuh angka lebih dari Rp 100 Triliun. Data selengkapnya, silakan ‘googling’ sebelum google diblokir oleh pemerintah.

Berapa uang yang didapat oleh Google? tidak lebih dari setengah membayar publisher mereka. Memang besar, tapi biaya operasional dan biaya riset juga tidak main-main.

Adwork memiliki banyak keunggulan dan paling dibandingkan dengan jasa iklan online lainnya. Karena terbukti Advertiser (pemasang iklan) bisa menentukan target audience mereka. Sementara Adsense merupakan lahan sumber penghasilan jutaan orang di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Sudah ada lebih dari sepuluh ribu pengangguran yang tertolong oleh Adsense di Indonesia. Dan masih di Indonesia, ribuan orang mengandalkan Adsense untuk bertahan hidup.

Jika diblokir

Iklan ‘sempak’ dan ‘agen bola’ yang bakal memenuhi internet di Indonesia.

Kesimpulan:

Mungkin akan lebih terdengar menyenangkan jika akhirnya Google mau bayar pajak. Tapi jika Google bersikeras menolak, saya nggak punya ide. Saya nggak punya kapasitas untuk mengulas ini.

Tapi yang saya tahu, Google sangat penting untuk kemajuan negara Indonesia dengan segala layanan yang diberikan oleh perusahaan asal California itu. Sebenarnya tidak ada masalah jika pemerintah blokir Google, namun masih dengan konteks ‘seandainya’, yakni teknologi Indonesia seperti di Korea Selatan. Perlu diketahui, negara tesebut tidak mengandalkan Google sebagai search engine, melainkan Naver.

Penduduk Indonesia bisa hidup tanpa google, tapi apakah mungkin bisa maju tanpa google?

Cukup sekian dan terima kasih.

[mmd/artikel.harizpromosi.com]

Iklan Wonderful Indonesia Sampai di Spanyol

Kementrian Pariwisata Indonesia sepertinya telah benar-benar mempromosikan sektor pariwisata lebih luas lagi. Melalui sebuah iklan bertajuk Wonderful Indonesia, tidak hanya ada di Indonesia dan negara tetangga saja, tapi telah melebarkan sayap ke Spanyol ketika pertandingan La Liga antara Athletic Bilbao vs Barcelona 29/8.

Baca juga: Manfaat Iklan Outdoor: Billboard Advertising

Pemasangan papan iklan di dalam stadion cukup mengejutkan. Ini menjadi perhatian publik karena kemunculannya tidak banyak orang menduga.

wonderful indonesia

Menteri Pariwisata RI, Arif Yahya seperti dikutip dari Okezone, ia mengakui bahwa kegiatan branding tersebut akan berlangsung hingga 20 November mendatang. Rencananya, dengan iklan logo kepak sayap garuda itu akan dijadwalkan tampil pada beberapa pertandingan Liga Spanyol.

“Sekali-sekali jangan fokus ke Neymar, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo saja. Ada logo Wonderdul Indonesia di kerumunan supporter dan disiarkan secara langsung di seluruh penjuru dunia,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI, dikutip dari Facebook resmi Kementerian Pariwisata RI.

Yang perlu dicatat, tak hanya Indonesia yang bisa menyaksikan kibaran kepak sayap Wonderful Indonesia. Negara-negara benua Eropa, Amerika dan kawasan Asia Pasifik lainnya juga terhipnotis oleh ‘virus’ Wonderful Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan bahwa, di seluruh dunia, sepakbola itu gaya hidup. Baik tua muda, pria wanita, kaya miskin, mengenakan atribut klub favoritnya. Menjadi kebanggaan besar jika bisa mengenakan atribut klub yang dicintainya.

“Jika merchandise-nya saja diburu fans, sudah tentu pertandingannya bakal ditonton. Namun, sangat tidak mungkin ada orang yang rela berjubel di stadion dengan kapasitas yang hanya 60.000 – 80.000 orang. Di sinilah peran PTV (paid TV),” tambahnya.

Selain itu, La Liga merupakan kompetisi kedua yang paling disaksikan penonton dari seluruh dunia, setelah Liga Inggris.

“Di Asia saja 260 juta pemirsa lebih memilih menonton La Liga Spanyol. Ini merupakan kesempatan emas untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di pasar Asia,” tutupnya.

Maju terus sektor pariwisata Indonesia!

Baca juga: Billboard Advertising Memiliki Banyak Keunggulan

Pedestrian di Indonesia Masih Sedikit

Jarang sekali ada tempat di Indonesia yang memiliki pedestrian seperti kota-kota besar di dunia. Hampir setiap jalan di kota Jakarta selalu dipenuhi dengan kendaraan. Motor yang seharusnya berada di jalan aspal seringkali naik ke trotoar karena tidak sabar.

trotoar indonesia

Pada dasarnya, pedestrian street merupakan suatu area yang memang ditunjukkan kepada pejalan kaki. Dibuat untuk memberikan fasisitas kegiatan masyarakat. Sementara kendaraan seperti mobil dan motor memiliki tempat khusus, tidak menjadi satu dengan pejalan kaki. Seperti yang kita lihat di Jalan Gunung Sahari Raya Jakarta.

pedestrian jalan gunung sahari raya

Memang di Jakarta sendiri di bagian jalan-jalan protocol, sedikit banyak, sudah dibuat pedestrian yang cukup memadai, walaupun tetap tidak bisa membendung kepadatan warga Jakarta, apalagi di jam kantor. Seperti sepanjang Thamrin-Sudirman, tapi sepertinya pedestrian tersebut hanya sebagai etalasi atau showspace saja. Sebab jika kita coba keluar dari jalur tersebut pedestriannya sudah tidak jelas lagi bentuknya.

Pedestrian

 

 

Pedestrian berasal dari kata ‘pedos’ yang diambil dari bahasa Yunani, berarti ‘kaki’. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pedestrian diartikan sebagai pejalan kaki atau orang yang berjalan kaki.

Di seluruh dunia pada umumnya, pedestrian adalah trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki untuk menikmati nuansa bangunan perkotaan dan taman-taman kota. Pedestrian menjadi indikator pokok bagi kemajuan peradaban dan pembangunan kota masa depan. Di Eropa dan Jepang, berjalan kaki adalah hal yang menyenangkan karena menyehatkan. Selain itu, pejalan kaki bisa menikmati indahnya suasana kota.

Belanda adalah salah satu negara yang mengutamakan pembangunan pedestrian bagi pejalan kaki, kemudian mengutamakan orang-orang bekerja menggunakan sepeda pancal, mengutamakan orang-orang naik trem dan terakhir, baru mengutamakan orang yang menggunakan mobil dan sepeda motor.

Kawasan pedestrian di Belanda biasanya dekat dengan lokasi taman kota yang rindang, ruang terbuka hijau, kawasan perkantoran yang sibuk dan sebagainya.

Pembangunan pedestrian berguna untuk mengurangi kemacetan, mengurangi polusi udara dan mempermudah kinerja polisi untuk mengatur lalu lintas. Sayangnya, di Indonesia pembangunan pedestrian dianggap sepele. Padahal, kawasan pedestrian bisa menjadi kawasan pedagang jual beli produk unggulan setempat jika dikelola dengan baik, seperti kawasan Malioboro Yogyakarta, kawasan Monas dan kawasan Gelora Bung Karno.

Kawasan pedestrian bisa menjadi kawasan wisata kuliner, kerajinan, pakaian khas setempat dan bisa diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu, di bawah koordinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat.

Di negara lain, pemerintah membebaskan area dari semua kendaraan kecuali untuk kendaraan angkutan umum seperti bus, dan kendaraan untuk kepentingan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan mobil polisi. Kendaraan tersebut harus berjalan cukup lambat dan memperhatikan keberadaan dan kecepatan para pejalan kaki. Ruang untuk pedestrian disediakan melalui pelebaran jalur pejalan kaki dan diperlengkapi dengan prasarana yang memberikan kenyamanan.

Di Seoul ada pasar Namdaemun, pasar ini bisa dilalui mobil, tapi tetap pejalan kakilah yang diutamakan. Di area blok sebelahnya ada Chongyechon yang terdapat sungai di tengahnya. Kanan-kirinya adalah pertokoan dengan konsep lama, mobil bisa lewat tetapi ‘kekuatan’ adalah milik pejalan kaki.

Sementara di Yogyakarta, Malioboro belum siap menjadi kawasan pedestrian murni. Kondisi yang paling relevan untuk diterapkan di Malioboro saat ini adalah dijadikan kawasan semi pedestrian dengan human scale atau berskala manusia. Artinya kawasan semi pedestrian Malioboro diberi bangku, orang bisa tetap berjalan dengan nyaman di sana, ada pohon peneduh, disuguhkan performance art dan bangunan yang berada di sekitarnya tidak terlalu tinggi.

Semoga generasi muda memiliki ide segar untuk menciptakan lebih banyak lagi pedestrian di Indonesia.

Kerja Baru Satu Bulan Berhak Dapat Tunjangan Hari Raya (THR)

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri sudah menerapkan aturan baru mengenai tunjangan hari raya (THR). Hal tersebut tercantum dalan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 6/2016 tentang tunjangan hari raya keagamaan bagi pekerja atau buruh di perusahaan yang diterbitkan 8 Maret 2016. Peraturan tersebut menyebutkan jika karyawan atau buruh yang memiliki masa kerja minimal satu bulan kini berhak mendapatkan THR.

thr satu bulan

Permenaker ini merupakan salah satu peraturan turunan dari Peraturan Pemerintah No. 78/2015 tentang pengupahan sebagai pengganti Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.

Seperti dilansir dari setkab.go.id, pada akhir Maret, Menaker Hanif menyebutkan bahwa buruh atau karyawan yang kerja baru satu bulan berhak dapat Tunjangan Hari Raya.

“Dalam peraturan baru, pekerja dengan masa kerja minimal 1 bulan sekarang berhak dapat THR besarannya dihitung secara proporsional sesuai dengan masa kerja,” tutur Hanif mengutip pasal 2 ayat 1 Permenaker No.6/2016.

Diketahui pada Permenaker 4/1994 pembagian thr hanya untuk karyawan yang memiliki masa kerja lebih dari tiga bulan.

Besaran THR yang diterima pekerja

Berdasarkan peraturan THR Keagamaan, pekerja yang telah bekerja lebih dari 12 bulan lebih akan mendapatkan besaran nominal satu bulan gaji atau upah. Sementara untuk pekerja yang kurang dari 12 bulan dihitung secara proporsional. Hitungannya = jumlah masa kerja dikali satu bulan gaji dibagi 12.

THR keagamaan merupakan penghasilan non upah yang wajib diberikan oleh pengusaha kepada karyawan menjalang hari raya. Sesuai dengan kesepakatan pengusaha dan pekerja dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Pembayaran THR dibayarkan satu tahun sekali, paling lambat 7 hari sebelum hari raya. Jika aturan ini dilanggar, akan ada sanksi berupa denda dan sanksi administrasi terhadap pengusaha. Diharapkan, kata Hanif, aturan ini agar diterapkan kepada seluruh pengusaha.

“Kemenaker sudah mulai melakukan sosialisasi mengenai peraturan tunjangan hari raya ini melibatkan lembaga kerjasama tripartit. Didalamnya sudah termasuk asosiasi Apindo, serikat pekerja, dan perwakilan pemerintah. Jadi kami harap aturan ini dapat segera dijalankan,” terang Hanif.

Selengkapnya Permenaker No. 6/2016

 

 

 

 

Sebanyak 330 PNS Akan Dipecat Setiap Tahun

Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik PANRB Herman Suryatman meneyebutkan bahwa akan terjadi pengurangan satu juta Pegawai Negeri Sipil (PNS) sampai 2019. Pemecatan bukan tanpa alasan, sebab PNS yang dinilai bekerja dengan buruk akan menghambat pelayanan publik.

sebanyak 330 pns akan dipecat setiap tahun

“Pelayanan publik dipastikan tidak terganggu, kan PNS yang tidak berkompeten dan tidak berkinerja selama ini tidak berkontribusi dalam pelayanan publik. Kalau dirasionalisasi tidak berpengaruh,” kata Herman dikutip dari laman Liputan6, 31/05.

Diketahui sebelumnya bahwa PANRB berupaya melakukan pemetaan PNS untuk menentukan PNS yang bakal kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Rencananya, Rasionalisasi PNS mulai tahun 2017. Sementara tahun ini fokus pada pemetaan secara makro yang terbagi menjadi 4 kuadran.

  • Kuadran 1, dengan kriterian para PNS yang memiliki kualifikasi dan kompetensi bagus atau tinggi serta memiliki kinerja bagus. Dalam hal ini, pemerintah akan mempertahankan, mengembangkan, dan mempromosikan PNS tersebut untuk naik jabatan. 
  • Kuadran 2, PNS yang memiliki kualifikasi dan kompetensi bagus, namun berkinerja buruk. Penanganannya adalah PNS itu akan dimutasi dan dilakukan pembinaan.
  • Kuadran 3, PNS dengan kualifikasi dan kompetensi rendah, tapi berkinerja bagus. Pemerintah dalam hal ini akan memberikan diklat dan pelatihan supaya kualifikasi dan kompetensi bagus.

     

  • Kuadran 4, PNS dengan kualifikasi dan kompetensi rendah, serta berkinerja buruk. “PNS yang masuk Kuadran 4 inilah yang akan kita dorong untuk dirasionalisasi. Yakni PNS yang mempunyai kualifikasi dan kompetensi rendah dan parahnya lagi kinerjanya buruk,” tegas Herman.

Menurutnya, pemetaan ini berlaku untuk PNS secara menyeluruh. Namun pemerintah memprioritaskan pada jabatan fungsional umum. Saat ini PNS dengan jabatan fungsional umum mencapai 1,3 juta orang dari total basis PNS sebanyak 4,5 juta orang.

“Prioritas utama pemetaan PNS untuk jabatan fungsional umum karena jumlahnya cukup besar 1,3 juta PNS sekarang ini,” terang Herman.

Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2016, mengatakan, pemerintah akan memangkas 1 juta PNS di seluruh Indonesia periode 2017 – 2019. Itu artinya, sebanyak 330 PNS akan dipecat setiap tahun.

“Jadi dalam setahun, kita akan rasionalisasi 330 ribu PNS, termasuk untuk tahun depan. Itu berlaku se-Indonesia ya,” tegas Yuddy saat berbincang dengan Liputan6.com di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (26/5/2016).

Diakui Yuddy, langkah pengurangan jumlah PNS tersebut adalah bagian dari rencana pemerintah untuk memangkas total basis PNS dari 4,5 juta saat ini menjadi 3,5 juta sampai dengan 2019.

“Jadi kita akan kurangi 1 juta PNS dari 4,5 juta PNS sekarang ini menjadi 3,5 juta PNS,” tutur Yuddy, “Tidak akan ganggu pelayanan publik. Karena yang dipangkas masuk dalam kategori tidak produktif dan tidak kompeten. Jadi produktivitasnya bisa dikatakan relatif rendah.”

(hrz/ref:liputan6.com)

Perusahaan Rusia Akan Bangun Rel Kereta di Kalimantan

Perusahaan asal Rusia Blackspace berkomitmen untuk membangun rel kereta api sepanjang 500 km di Kalimantan.

Blackspace berencana akan membangun kurang lebih 100 km rel kereta api setiap tahunnya. Seperti dilansir dari laman Detik, para pemegang saham Blackspace telah melakukan pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Hotel Radisson Blu Paradise, Sochi, Russia, 19/05/16.

rel kereta api rusia

“Kami akan menyelesaikan tahap pertama jalur kereta api sepanjang 120 km dari tambang sampai pelabuhan,” kata Alexander Isaev.

Sementara untuk tambang, perusahaan asal negeri beruang merah itu punya tambang batu bara di Kalimantan Tengah, bauksit di Kalimantan Barat, nikel di Kabaena dan Sulawesi Tenggara, serta mangan di Nusa Tenggara Timur.

“Setiap tahun kita produksi 10-25 juta ton batu bara kalori tinggi,” ujarnya.

Tahun ini mereka berkomitmen untuk membangun sekitar 100 km rel kereta. Nantinya, rel kereta ini akan menghubungkan tambang mereka di Kalimantan Tengah tempat tambang batu bara berada hingga ke Kalimantan Selatan dengan total 500 km.

Berbagai investasi yang sudah dikerjakan pihak Rusia ini mencapai US$ 250 juta. Dalam lima tahun ke depan, Blackspace siap menggelontorkan investasi hingga US$ 2,5 miliar di Indonesia.

“Saya sudah mendengar rencana investasi yang sudah dikerjakan dan yang akan dikerjakan, ini luar biasa. Saya bertugas memantau dan melakukan koordinasi untuk bisnis yang ada dan akan datang dari Rusia. Kalau ada persoalan saya siap membantu,” kata Susi, yang sudah ditunjuk Presiden Jokowi jadi utusan khusus (special envoy) bisnis RI-Rusia.

(hrz/ref:detik)

Seribu Toko Tani Untuk Kestabilan Harga Komoditas Pangan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman tengah mengembangkan seribu Toko Tani Indonesia untuk menstabilkan harga komoditas pangan. Keberadaan Toko Tani Indonesia (TTI) dimaksudkan untuk mendekatkan hubungan antara produsen dan konsumen (petani dan masyarakat)

andi amran sulaiman

“Kami juga ingin memotong rantai suplai, bekerja sama dengan kelompok-kelompok tani,” ujar Amran di Jakarta, Senin.

Dengan memotong rantai suplai, pemerintah berharap dapat menekan harga komoditas seperti bawang merah, cabai, dan beras yang sering kali melonjak tinggi di pasaran terutama menjelang hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti menambahkan, keberadaan TTI tidak berbenturan dengan eksistensi perusahaan yang dipimpinnya. Justru, lanjut Djarot, Bulog dapat bekerja sama dengan toko tani demi memberikan harga komoditas pangan yang terjangkau masyarakat.

“Kami bekerja sama menjaga kestabilan harga pangan seperti yang diharapkan pemerintah,” kata Djarot.

Toko tani sendiri mendapat tanggapan positif di berbagai daerah. Badan Ketahanan Pangan dan Pusat Informasi Jagung (BKPPIJ) Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, menilai adanya toko tani Indonesia (TTI) dapat menekan harga beras.

TTI dianggap dapat mempengaruhi harga penjualan hasil pertanian di pasaran, sehingga tidak memberatkan konsumen. Keberadaannya juga diyakini dapat menyerap hasil pertanian dari petani lokal dan menjaga stabilitas harga pangan, serta mempercepat penjualan produk pertanian tanpa melalui rantai perdagangan yang panjang.

Dari Palembang, keberadaan toko tani yang dikelola gabungan kelompok tani di pasar tradisional diharapkan pemerintah daerah dapat berefek pada penurunan harga beras secara keseluruhan di pasaran.

(sumber : Antara News)

Investor Asing di Sektor Perfilman Indonesia

Pemerintah secara resmi telah mengizinkan investor asing untuk berinvestasi 100% di Industri perfilman. Revisi ini diputuskan pemerintah dalam Paket Ekonomi ke-10 (16/2/16). Namun, pemerintah tetap memberi syarat 60% film yang ditayangkan film dalam negeri.

Pemerintah berharap dengan kebijakan ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di bidang industri film yang saat ini hanya dikuasai oleh empat perusahaan.

Masuknya investor asing juga diharapkan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja, melainkan sanggup melebar ke beberapa daerah lainnya di Indonesia.

investasi film

Daftar Negatif Investasi

Pemerintah didesak untuk segera ketuk palu soal revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) sektor bisnis perfilman yakni dalam bidang produksi, distribusi, dan eksibisi..

Para pelaku industri film Tanah Air, baik itu aktor, sutradara, produser, hingga pemerhati film banyak yang setuju dengan kebijakan tersebut. Akan tetapi mereka memberikan beberapa batasan.

Manoj Punjabi

CEO MD Corp & Ketua Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) Manor Punjabi menekankan untuk lebih agresif dan proaktif menjual karya anak negeri agar dilihat dunia.

“Satu-satunya cara mendapatkan 20 juta penonton dari satu judul film nasional adalah menambah jumlah layar bioskop di Indonesia. Saat ini, 1.117 layar sangat tidak bisa memfasilitasi penonton potensial di Tanah air. Minimal harus sekitar 3.000-5.000 layar.

Untuk merealisasi semua ini, kita harus lebih agresif dan proaktif menjual karya anak negeri agar dilihat dunia. Caranya dengan membuka hubungan seluas-luasnya dengan dunia luar. Untuk itu, kita perlu membangun jembatan. Salah satunya dengan membuka DNI.”

 

Sheila Timothy

Ketua Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI) Sheila Timothy menganggap kebijkanan Revisi Daftar Negatif (DNI) memacu pelaku perfilman indonesia lebih kreatif.

“Usulan pemerintah merevisi kebijakan tentang DNI memberikan kesempatan pada produser film Indonesia dan tenaga kerja kreatif Indonesia, tidak hanya pada akses pembiayaan dan penambahan layar, tetapi juga peningkatan standar dan kapasitas melalui transfer pengetahuan dan teknologi.”

 

Lasja Soesatyo

Ketua Indonesian Film Directors Club (IFDC) Lasja Soesatyo berharap regulasi untuk kepentingan industri film agar tetap terpelihara.

“Jika serius ingin membangun industri film Indonesia, usaha perfilman harus dicabut dari Daftar Negatif Investasi. Tentu saja serentetan regulasi dan langkah-langkah berikutnya harus dibuat dan dijalankan agar kepentingan industri film indonesia tetap terjaga dan terus bisa berkembang”.

Lukman Sardi

Aktor & Ketua Rumah Aktor Indonesia (RAI) Lukman Sardi tidak merasa khawatir dengan investor asing, justru merupakan peluang untuk go international.

“Adanya investor asing untuk industri film indonesia buat para aktor bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan, karena dengan begitu para aktor akan punya adrenalin tinggi untuk meningkatkan diri dan justru membuka peluang untuk para aktor bersaing di dunia international. Tentunya, ini akan memberikan kontribusi lebih dalam memperkenalkan Indonesia di industri perfilman dunia.”

Joko Anwar

Sutradara Joko Anwar menyambut baik kebijakan ini, karena modal yang besar sebanding dengan kuantitas film yang dibuat.

“Investasi asing di perfilman nasional akan memungkinkan lebih banyak film dengan berbagai tema untuk dibuat, termasuk film-film yang bertema budaya lokal, yang selama ini tidak mendapat modal”.

Nia Dinata

Sutradara Nia Dinata berharap pada peningkatan modal untuk film Indonesia.

“Penanaman modal untuk film indonesia harus ditingkatkan. Cabut Daftar Negatif Investasi film dengan didukung oleh perangkat peraturan yang jelas, sehingga pengusaha lokal dapat semakin berkembang”.

Angga Dwimas Sasongko

Sutradara & CEO PT Visinema Pictures Angga Dwimas Sasongko menilai permodalan adalah kunci dari pertumbuhan industri dan nilai keekonomian perfilman Indonesia.

“Kebijakan mencabut usaha perfilman dari DNI harus dilihat dari konteks ekonomi. Permodalan adalah kunci dari pertumbuhan industri dan nilai keekonomian perfilman Indonesia.

Peluang kerjasama dengan institusi investasi akan meningkatkan kedisplinan industri dalam mengelola modal serta akuntabilitas industri. Selain itu juga meningkatkan daya saing konten film Indonesia dalam skala regional maupun global.”

Hanung Bramantyo

Pimpinan Rumah Produksi Dapur Hanung Bramantyo menganggap kebijakan pemerintah adalah sebuah tantangan bisnis di industri perfilman.

“Justru dicabutnya DNI di usaha bioskop akan menempatkan para kreator film di Indonesia berada selevel dengan para kreator film dari mancanegara. Tidak ada alasan para pelaku di industri film untuk menolak dibukanya DNI. Baginya, yang menolak DNI justru orang yang tidak punya rasa percaya diri karena takut bisnisnya terancam.”

Investor Abu Dhabi Minat Investasi Layar Bioskop di Indonesia

Investor Abu Dhabi berminat menanamkan modal di bidang pertunjukan film (bioskop) di Indonesia. Nilai investasi ditaksir mencapai Rp 18 miliar per layar.

Perusahaan yang minat berinvestasi merupakan anak usaha konglomerasi dari 80 perusahaan menengah besar dan menengah di Abu Dhabi.

Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan, ketertarikan investor untuk menanamkan modal didasari rencana pemerintah membuka 100 persen bidang perfilman untuk asing.

“Mereka melihat ini sebagai peluang investasi yang menjanjikan. Ini mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar,” ujar dia dalam keterangan pers, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

BKPM merespons positif keputusan tersebut. Berdasarkan data Badan Ekonomi Kreatif saat ini Indonesia hanya mempunyai 1.000 layar (screen) dan tidak sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia yang sebanyak 240 juta jiwa. Angka itu jauh dibandingkan Beijing, China yang memiliki 5.000 layar hanya dengan jumlah penduduk yang sedikit.

“Beijing dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta memiliki 5.000 screen. Kita tidak perlu sama dengan Beijing tapi minimal Indonesia mempunyai 5.000 6.000 screen untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” imbuh dia.

Pejabat Promosi Investasi kantor perwakilan BKPM di Abu Dhabi Agus Prayitno mengatakan, jika perusahaan tersebut belum menjelaskan secara detil nilai investasi. Namun, jika diperkirakan nilainya mencapai Rp 18 miliar perlayar.

“Mereka belum menentukan berapa titiknya. Namun, nilai investasi untuk membangun satu screen secara terpadu mencapai AED 5 juta atau sekitar Rp 18 milyar di Abu Dhabi,” kata dia.

Pihaknya mengatakan, akan terus mengawal minat tersebut sampai investasi benar-benar terealisasi. “Kami akan memantau minat investasi dan memfasilitasi perusahaan untuk merealisasikan investasinya,” tandas dia.

Sebagai informasi, negara Timur Tengah merupakan negara yang cukup aktif dalam investasi di Indonesia. Data BKPM tahun 2015 menyatakan rencana investasi Iran berada diurutan 8 dengan nilai Rp 50 triliun, Yordania dia peringkat 16 dengan rencana investasi Rp 3,3 triliun, Uni Emirat Arab peringkat 19 dengan rencana Rp 2,5 triliun.

(hrz/ref:tempo, kompas, marketers, liputan6)

Melewati Terpuruknya Ekonomi 2015, Kini Indonesia Mulai Bangkit

Seperti apa perekonomian Indonesia di tahun 2016? Dikutip dari Tempo, Euromoney Institutional Investor kembali menggelar acara Indonesia Investment Forum di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, pada Selasa, 22 Maret 2016. Acara yang dihadiri sekitar 500 eksekutif bisnis dari dalam dan luar negeri ini untuk mendengarkan paparan dari para pembuat kebijakan di Indonesia dan pemimpin perusahaan, baik swasta maupun pemerintah mengenai bagaimana kondisi ekonomi dan investasi Indonesia di tahun 2016.

indonesia investment forum

Hal ini mengingat pada tahun 2015 adalah merupakan tahun berat bagi Indonesia. Dari sisi politik, implementasi terhadap reformasi banyak yang terhalang oleh berbagai pertikaian.

Secara ekonomi, faktor- faktor eksternal yang meliputi naiknya suku bunga AS dan perlambatan ekonomi di China telah banyak berdampak terhadap penurunan perekonomian Indonesia. Tantangan- tantangan inilah diharapkan dapat diselesaikan di 2016 ini.

Meskipun demikian, ada keyakinan bahwa tanda-tanda ekonomi Indonesia akan keluar dari masalah ini. Bank Dunia dan Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan rebound tahun ini di angka 5,2 persen hingga 5,6 persen.

Pertumbuhan ini akan dicapai melalui pembangunan infrastruktur, paket stimulus fiskal, dan penguatan konsumsi domestik. Sementara itu, investasi diperkirakan juga akan meningkat sepanjang diberlakukannya reformasi struktural.

Untuk alasan ini, tahun 2016 menjadi saat yang menentukan bagi Indonesia. Investor akan melihat apakah Indonesia bisa kembali menjadi negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dengan melakukan reformasi struktural dan tetap memelihara iklim yang kondusif bagi para investor.

Dari regulator yang hadir memberikan paparan dalam acara ini adalah Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Gubernur BI Agus Martowardojo. Paket-paket kebijakan yang telah digelontarkan pemerintah dirangkum untuk menunjukkan perbaikan regulasi yang tujuannya menarik direct foreign investment.

Dalam acara ini, Bank Mandiri turut menghadirkan beberapa pembicara, yaitu Darmawan Junaidi, Senior Vice President Bank Mandiri dan Moekti Prasetiani Soejachmoen, Head of Mandiri Institute, masing-masing memberikan analisis dan gambaran tentang iklim investasi di dalam negeri terutama sektor -sektor yang diingat memerlukan modal kerja seperti manufacturing.

Pajak dari Teknologi dan Informasi

Salah satu pembahasan yang menarik adalah tentang perusahan multinasional yang berbasis teknologi informasi, seperti Google, Facebook, Twitter dan Yahoo akan diperiksa oleh Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan.

Permasalahannya, keempat perusahaan tersebut tidak pernah membayar pajak penghasilan (PPh) badan dan PPn atas berbagai transaksi kepada negara Indonesia.

“Google, Facebook, Twitter, Yahoo itu sama sekali nggak pernah bayar pajak Indonesia makanya kita akan periksa,” ungkap Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Bambang menyampaikan, untuk Google tercatat sudah berbadan hukum dalam negeri sejak 2011 dengan status Penanaman Modal Asing (PMA). Google merupakan dependence agent atau perwakilan dari perusahaan Singapura.

“Penghasilannya dari Indonesia, tapi pajaknya justru dibayarkan di Singapura yang seharusnya menjadi hak kita. Ini akan menjadi pemeriksaan khusus oleh Ditjen Pajak kantor wilayah khusus,” jelas Bambang.

Yahoo, juga sudah berbadan hukum dalam negeri dengan status PMA sejak 2009. Posisinya sebagai perwakilan dari perusahaan di Singapura, yakni Yahoo Singapura Ltd namun tidak pernah bayar pajak di Indonesia.

Selanjutnya adalah Facebook dengan status kantor perwakilan dari Singapura sejak 2014 sedangkan Twitter berstatus sebagai kantor perwakilan dari Singapura yang tercatat di Indonesia sejak 2015.

“Penghasilan FB dan Twitter harusnya menjadi bagian penerimaan pajak kita. Maka dilakukan pemeriksaan khusus oleh Kanwil Jakarta khusus,” ujarnya.

Pajak hanya untuk mereka yang berpenghasilan diatas Rp 4,5 juta

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) akan dinaikkan menjadi Rp 4,5 juta. Kenaikan PTKP tersebut, kata Bambang, rencananya akan diberlakukan mulai Juni mendatang.

“PTKP tadi sudah dikonsultasikan dengan DPR. Rencananya Rp 4,5 juta supaya setiap tahun nggak usah naik lagi,” kata Bambang saat ditemui di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu, 6 April 2016.

Bambang mengatakan dengan PTKP sebesar itu, penerimaan pajak akan menurun. Dia memprediksi, potensi penerimaan pajak yang akan hilang sebesar Rp 18 triliun. “Tapi akan dikompensasi oleh Ditjen Pajak dengan cara lain,” ujarnya.

Menurut Bambang, Ditjen Pajak akan melakukan ekstensifikasi dalam pemeriksaan Wajib Pajak Orang Pribadi. Selain itu, penerimaan pajak dari Bentuk Usaha Tetap juga akan digalakkan. “Yang penting bisa menambah pertumbuhan ekonomi sebesar 0,16 persen, termasuk dari konsumsi rumah tangga dan investasinya,” katanya.

Bambang berharap, dengan dinaikkannya PTKP, daya beli masyarakat meningkat. “Orang yang gajinya di bawah Rp 4,5 juta tidak harus bayar pajak dan bisa dipakai untuk konsumsi. Sekarang, masyarakat Karawang dengan UMK Rp 3,3 juta sudah kena pajak karena PTKP kita Rp 3 juta,” ujarnya.

(hrz/ref:tempo, detik)