Menu Tutup

Lenyai, Binatang Kaki Banyak dan Mengeluarkan Cahaya Hijau

lenyai secara ilmiah

Pernahkah Anda mendengar hewan lena atau rena (Bahasa Jawa) atau leunyai (Sunda), atau mungkin Anda pernah melihatnya langsung? Walaupun sudah bertahun-tahun kami menemui lenyai, akhirnya kita bisa mengungkap tentang binatang yang unik ini.

Apa itu lenyai menurut para ahli dan bagaimana cara mengatasi hewan ini jika memasuki rumah Anda? Simak ulasan Ayomaju.info selengkapnya.

Lenyai adalah salah satu species yang banyak ditemukan di berbagai negara sub-tropis, nama ilmiahnya adalah Geophilus dari family Centipedes (kelabang). Ada berbagai macam Geophilus, diantaranya:

  • Geophilus carpophagus (Leach, 1814)
  • Geophilus easoni (Arthur et al., 2001)
  • Geophilus electricus (Linné, 1758)
  • Geophilus flavus (De Geer, 1778)
  • Geophilus insculptus (Attems, 1895 & Dagger)
  • Geophilus truncorum (Bergsoë & Meinert, 1886)

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tony Barber dari British Myriapod dan Isopod Group (Diterbitkan pada Oktober 2015), menyebutkan bahwa Geophilus cukup menyita banyak perhatian masyarakat. Menyebar di beberapa daerah di Notthinghamshire, Inggris.

lenyai secara ilmiah
Dokumentasi British Myriapod dan Isopod Group

Tidak hanya di Inggris, negara Amerika Serikat dan Australia, mereka menyebutnya sebagai Strigamia (genus) dari Linotaeniidae (family),  Geophilomorpha / Soil Centipedes (order).

Dari segi bentuk dan keunikan binatang yang mirip cacing namun seperti kaki seribu ini bisa mengeluarkan cahaya hijau menyala (glow in the dark).

Jenis Geophilus yang paling banyak ditemukan, termasuk yang ada di beberapa daerah di Indonesia seperti di Pulau Jawa dan Sumatera adalah Geophilus easoni (riset oleh Arthur et al., 2001).

Lenyai dapat diidentifikasi dari bentuk tubuh yang meruncing bagian belakan, bagian tengah tubuh lebih lebar, dua antena di kepala, serta memiliki capitan mulut seperti serangga, juga racun di bawah kepala, terlihat dari bawah.

capit reno
Gigitan beracun

Habitat

Hewan ini paling suka pada tempat yang lembab. Tidak hanya di daerah pesisir, di pegunungan pun hewan ini bisa berkembang biak dengan bertelur di sela-sela kayu yang lapuk, pohon, tanah lembab, bahkan di handuk yang sedikit basah.

Bertelur

Cahaya Hijau

Lenyai akan mengeluarkan darah hijau menyala (berpendar) jika mereka terancam. Ini adalah cara Geophilus mempertahankan diri dari predator yang menyerangnya.

Menyerang manusia?

Banyak beredar mitos dari orang-orang yang kami temui, beberapa diantaranya mengaku telah digigit dan rasanya sangat sakit. Ini bisa juga dibenarkan, karena lenyai memang memiliki racun pada tubuhnya.

Jangan meniru adegan ini:

Sementara, ada juga masyarakat yang menuturkan bahwa lenyai telah masuk ke telinga. Diketahui, berbagai informasi menyebutkan kejadian telinga yang dimasuki oleh serangga. Jika ini benar terjadi, lenyai bisa saja masuk, menggigit meninggalkan racun, dan bertelur di tempat yang sangat berbahaya / vital.

Percobaan

lenyai seperti cacing
Lenyai berjalan di tembok – memiliki panjang 17 cm

Kami mencoba untuk melakukan percobaan dengan menangkap lenyai dan memasukkannya kedalam toples dengan lubang yang sangat kecil diatas.

Setidaknya sudah ada 5 ekor lenyai dan bisa bertahan sampai 1 minggu yang kami letakkan di tempat yang cukup lembab, dan mereka semakin besar. Mereka (mungkin) hanya memakan embun pagi dan sisa kotoran/debu. Tidak ada makanan, hanya sebuah tissue, dan mereka masuk lipatan tissue.

Sementara, kami pindahkan ke tempat yang kering, hanya beberapa hari, mereka akhirnya mati.

Pencegahaan

Untuk mengatasi lenyai, belum ada cara pasti dikarenakan riset masih berlanjut.

Sementara untuk mencegah hewan liar, kelabang, cacing, serangga, dan mungkin ini bisa diterapkan untuk mengusirnya:

  1. Pastikan rutin membersihkan lantai dan kamar mandi secara rutin, dan gunakan karbol.
  2. Tambal kayu-kayu yang mulai berlubang dengan lem kayu atau dempul, karena itu akan menjadi sarang untuk bertelur.
  3. Jangan membunuh hewan seperti kecoa, semut, lalat, termasuk lenyai di dalam rumah. Perlu diketahui bahwa mematikan hewan, isi dalam perut akan keluar dan menempel di lantai, tembok, dll sehingga akan mengundang hewan lainnya. Satu mati, satu-dua-tiga lenyai akan datang lagi.
  4. Rajin bersihkan debu. Debu dalam rumah sebagian besar berasal dari kulit manusia. Debu tersebut adalah sisa dari sel kulit mati yang tak kita sadari terjatuh, terbang, menempel di mana-mana. Itu bisa jadi bagian dari rantai makanan hama.
  5. Usahakan cahaya matahari masuk ke dalam rumah untuk mengurangi kelembaban.
  6. Jangan menumpuk sembarangan pakaian kotor, segera cuci dan keringkan.
  7. Selalu berdo’a

(hrz)

 

 

 

40 Comments

  1. Shauki

    Barusan nemu dilantai kamar cahaya hijau2(karna lampu dimatikan) .. Ternyata pas dinyalain ada seekor dilantai,, geliiiiii banget liat nya, makanya langsung search nyari tau binatang apa itu, trnyta lenyai namanya.

  2. Reni anggraini

    Hari ini q liat 2 Rena, yg pertama d kamar kakak, yang kedua d kamar sendiri. Tanpa komando langsung ambil tisu dan q pencettt tu rena. Yang q heran ini binatang ko misteri bngttt. Pas liat sekeliling kamar g liat apa2, giliran LG nengok hp sebentar tb2 kaget bukan main ada Rena lewat d dinding pdhl tadi tu g ada tba2 ko dh d atas aja tuh rena lewatnya.

  3. Mufli Hatul Janah

    aku juga geli banget liatnya, yang lebih geli lagi kalo liat yang gede bgt.. hiiiiii… kalo aku matiin pasti ninggalin bekas ditembok.. jadi sekarang tiap kali matiin aku siram dia pake air panas.. tunggu sampe nyala hijaunya udah ga ada, terus kan kaku tuuh, baru aku ambil pake tisu terus aku buang..

  4. Igim

    Saya akhir-akhir ini nemu 2 kali. Saya tinggal di daerah pegunungan. Pertama saya lihat di nasi yang sudah dingin (dimasak sekitar jam 9 dan melihat jam 5), lalu di kamar saya. Saat di nasi saya pikir itu rambut, jadi saya ambil dan bercahaya. Saya kaget lalu melemparnya dan dia merayap ke sela-sela kayu. Pas di kamar saya langsung ambil cuter yang tergeletak di kamar lalu memotong tubuhnya. Saya kaget (lagi) karena dia bercahaya, lalu saya ambil sabun cair dan mengguyurnya supaya tidak keluar isi perutnya.

  5. Rima

    Bahaya gk sih klo lenyai kena tangan?

    Aku mau tidur gk sengaja mau pegang guling, eh pas pegang guling ko kaya ada yg nempel ke tangan tapi pas aku usapin ke guling keluar warna hijau nyala, lampu kamar gk dinyalain keliatan bget. Tapi pas dinyalain lampu, hewan lenyai nya gk ada? Apa udh mati gara2 kepegang sama tgn? Bahaya gk sih klo kena tangan?

    • Hariz

      Saya belum berkompeten untuk hal itu, mungkin nanti kalau saya sudah menemukan informasi lagi akan saya share disini. Terima kasih

  6. Maghpiri

    segera teliti gan, bagaimana carannya mendapatkan sarang lenyai ini, supaya kita bisa untuk membasmi binatang ini, utk daerah saya kalau kemarau atau hari panas mulai tuh binatang ini bergentayangan keluar

  7. Meriasari

    Paling sebel kalo tiba2 leunyainya muncul aja di tembok, di lantai … heuuh suka aku matiin aja pake lilin yg ada apinya terus di tetesin dah ke semua tubuh leunyainya , katanya berbahaya gitu …, semoga selalu dijauhkan dari hewan melata itu …

  8. Asep*

    Brusan ada ngrayap k tngan aku,, pas aku garuk trnyata si lenyai edan,, udah bbrapa hari ni si lenyai sering ada di tmbok kamar aku,, hmpir stiap hari juga aku mmbunuh si lenyai,,, tolong dong, d tliti lgi aku pngen tau biasanya dia tuh brsarang d tmpat sprti apa,,, pngen aku basmi smpe k sarang” nya,,,,

  9. malladina

    Di semprot ajabpake regen semprotnya seluruh rumah ya , di rumah ku tadi nya banyak trus aku semprot pke regen alhmdlilh bnyak yangbpada mati

  10. Anggraini

    Keresahan akan hadirnya rena akhirnya membawaku kemari, hahaha
    Setiap hari kita pake masjid utk sholat sama2 anak di sekolah. Ada suatu ketika anak2 nemu 1 reno ini. Dan hari2 setelahnya mereka selalu berburu reno setiap solat di masjid. Namanya anak2 kagak ada takut2nya, justru aku yg ngeri, geli rasanya. Sarangnya ternyata dibawah sajadah, kalo bukak sajadah dibawahnya ada aja reno, jumlahnya kadang lebih dari 1. Gilak, geli banget liatnya. Kadang jg renanya jalan2 di dinding.

  11. W AJA

    setiap hari selalu ada lenyai di rumahku,dan barusan aku nemuin juga di baju kotor,aku jadi takut kalo lenyai juga bisa bersarang di lemari baju yang bersih,apakh mungkin lenyai menyukai baju bersih di lemari?
    bantu jawab yaa

  12. Ica

    Barusan aku nemuin leunyai..
    Baru pertama ada dia di tembok langsung japit pakai tang.. Aku khawatir si rena ada lagi…
    Setiap detik jadi liatin seluruh tembok terus …

  13. Yohanes Ardika

    Paling sering ditemukan di pakaian yang numpuk atau tergantung lama, sesekali jalan ditembok, ukuranya sepanjang jari telunjuk ada yang ramping panjang ada yang gemuk, kalo diliat memang mirip kelabang tapi warnanya merah & berdaging kenyal serta mengeluarkan zat glow in the dark, buat saya reno ini kelabang versi mini & tempatnya memang bukan dirumah jika sering kelihatan dirumah mungkin aja dia memakan tungau karna seperti cicak suka berada di dalam rumah karna dirumah banyak nyamuk jadi mereka gampang sekali berburu, begitu juga rena alasanya suka di pakaian dalam rumah mungkin karna ada mata rantainya

  14. Eef

    Maaf ya..apa benar si lenyai ini jenis nya membelah diri kl terpotong atau di pukul ?
    Dan berkembang biak nya cpt kl masuk ke telinga konon kata nýa beranak sampai puluhan ekor..tolong pencerahan nya

    • Hariz

      Belum ada penelitian untuk hewan ini apakah membelah diri. Sedangkan beranak pada tempat yang lembab itu bisa saja terjadi. Semoga kita terhindar dari resiko ini.

  15. pio

    Baruu aja nemu ni hewan di belakang lemari pas bersih2 gw yg kaget ya langsung ambil hit semprot, trus semprotin. Eh ternyata keluar cahaya hijauu pas pertama kali liat si antara kagum & takut 😂 trus mati deh gegara di semprot. Ehh taunya nemu artikel ini wkwk

  16. Rhaa shyva

    Lahh Saya brusn bunuh itu bintang.
    Kluar Darah hijaunyaa .
    Gara” ngebunuh itu bintang. Saya Klah main mobile legends. Berturut” lagi. Sial jdi nyaa Saya. Ahh

  17. Ikhwan bahlul

    Lenyai jancuk membawaku ke sini 😁. Ceritanya tadi pake peci nah pas mau ngenyamanin peci di kepala tiba tiba kerasa ada yg ngelilit tangan, spontan dah lempar ke tanah dikirain cacing pas saya bunuh nyala hijau, dengan penemuan ini kami mengadakan rapat dan berijtima bersama para sepuh kyai dan habaib kami bersepakat bahwa hewan ini masih berkerabat dengan hulk.

  18. Susy

    Iya klo musim panas emang hewan ini sering dateng , tau” dh ada aja gk tau dari mana munculnya & pling sebel susah bgt matiinya padahal dh di pencet kadang masih bisa jln lgi , khawatir soalnya punya anak kecil , gmana ya cara basmiya , emang kdng klo dh nemu 1 terus di matiin hari” berikutnya pasti ada lgi yg dateng

  19. Nona

    Setuju sama yg komen diatas.. soalnya barusan aku juga nemu di lantai, pas tadi aku lewat dari kamar mandi ga ada. Eh barusan mau ngambil air minum ada tiba2 gitu.. alhamdulillahnya kalo nemu hewan ini suka keliatan walopun kecil.. aku langsung bakar aja..takut kenapa2..

  20. Eksal

    Emang bener kalo lena masuk telinga bertelur disana dan anak2nya bisa makan otak2kita ? Hidupnya paling sisa 2 mingguan kalo lena masuk telinga.
    Tolong share kali ada aku salah info, minta penjelasanya juga bagi yang tau trimakasih
    Hidup mati ditangan tuhan .

  21. Deli

    Kata yg udah sesepuh sih kalo masuk telinga leunyai ini bisa bikin manusia meninggal, allahualam yaaah.. Itu mungkin karna sudah dialami sama orang tua dulu . Mudahmudahan ngg ada yg alami seperti ini . Kecilpun menakutkan😥

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *