Menu Tutup

Kenali Temanmu Ketika Sedang Berurusan dengan Uang

kerjasama dengan teman dan uang

Pernahkan Anda merasa ketika banyak rezeki, banyak orang datang kepada Anda. Dan suatu ketika Anda sedang berada di situasi dimana sedang krisis keuangan dan kepercayaan diri, teman-teman Anda tiba-tiba entah kemana.

Hal diatas biasa kita dengar, namun tak semua orang juga. Bisa jadi itu hanya faktor emosi saja. Percaya atau tidak, energi negatif membawa hasil negatif, sedangkan energi positif membawa hasil positif juga.

Nah, selalu berpositif thinking saja. Jika teman-teman Anda sedang tidak ada ketika Anda membutuhkan, mereka mungkin sedang sibuk atau mungkin juga mereka sedang mengalami masalah yang belum kita ketahui. Sedangkan teman, sudahkah Anda mengenal teman-teman Anda yang sejati?

Uang bukanlah segalanya, tapi hampir semua aspek di dunia ini membutuhkan uang. Pertemanan bisa dibangun dengan mudah karena uang, tapi bisa hancur juga karena uang.

Finansial itu sensitif sebagai bahan obrolan. Namun ketika sudah memasuki dunia utang piutang, kerjasama bisnis, dan sebagainya. Itu akan bisa menjadi tolak ukur siapa teman Anda.

Banyak ditemukan orang yang pendiam, mukanya nggak enak dipandang, ngobrol juga biasa saja, tapi ia bisa berteman sampai jangka waktu yang lama dengan beberapa teman dan hidupnya tidak neko-neko. Sebaliknya, tak sedikit pula orang yang supel atau pandai bergaul, asyik diajak bercanda, orangnya ramah dan terlihat cerdas, namun justru setelah berurusan dengan uang, sering bentrok karena dia memiliki penyakit “lupa”, uang duit lupa balikin – atau sengaja melupakan tanpa rasa bersalah.

Ini adalah sebuah antisipasi bagi Anda  yang ingin memulai bisnis patungan.

Relevansi: Sebelum Membuka Usaha Angkringan, Simak Tips Berikut Ini

Mungkin diawal, tidak perlu adanya kesepakatan karena telah merasa dua belah pihak saling percaya. Namun ketika usaha sudah berjalan 3 bulan, usaha tersebut maju atau stagnan, pasti akan sedikit mengubah pandangan.

Oke, jika memang teman sejati, dua belah pihak tak masalah. Namun dibalik itu, biasanya ada orang yang diajak curhat – dan orang itu seakan-akan menjadi mentor dan untuk menyerang opini teman patungan tadi. Belum lagi bagi para pengusaha joint yang sudah berkeluarga, mungkin istri menuntut Anda lebih tegas lagi.

Bukan perkara mudah mencari teman yang harus melibatkannya dalam keuangan. Intinya adalah, terlihat sebaik apapun teman Anda jika belum ditest pakai uang, belum afdol rasanya. Coba terlebih dahulu cek track gaya hidupnya sebelum Anda menentukan siapa yang bisa menjadi partner bisnis patungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *