Sri Mulyani Tidak Pernah Bayar Zakat Melalui Lembaga Apapun

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati menjawab sebuah pertanyaan wartawan terkait pembayaran zakat saat memberikan kuliah umum pada acara Indonesia Syari’a Economic Festival di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/10/2016).

sri-mulyani-zakat

Seperti dilansir dari laman Kompas, Sri Mulyani menjawab bahwa ia lebih memilih untuk menyalurkan zakat secara langsung kepada yang membutuhkan daripada melalui lembaga penyalur zakat atau lembaga apapun.

“Saya dan suami tidak pernah membayar zakat di lembaga bank (lembaga penyalur zakat),” kata Sri Mulyani.

Menurut mantan Managing Director Bank Dunia ini, ia meyakini bahwa orang lain tidak perlu tahu tentang sumbangan yang diberikan. Ia amat setuju dengan ungkapan bahwa “tangan kanan memberi, tanan kiri tidak perlu tahu.”

Namun, ia juga menyoroti banyaknya pihak yang menyumbang tanpa menyebutkan identitas alias “Hamba Allah.”

Sri mengungkapkan, ada dua sisi mata uang terkait anonimitas kala menyumbang melalui lembaga penyalur.

“Persoalan akuntabilitas di satu sisi (penggunaan istilah Hamba Allah) benar tapi kalau tidak ada akuntabilitas maka kepercayaan tidak muncul. Akhirnya lebih baik memberikan langsung,” jelas Sri.

Sri menyatakan, rasa percaya harus dibangun dan dipupuk, dengan belajar dari pengalaman lembaga-lembaga yang besar.

Kepercayaan penting sebagai fungsi apakah lembaga tersebut bekerja dengan baik. “Saya rasa dalam agama apa saja kepercayaan itu basis,” ungkap Sri.

Kemristekdikti Akan Hentikan Tunjangan Bagi Dosen S1

Memasuki Bulan November, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) berencana menghentikan tunjangan fungsional dosen-dosen perguruan tinggi yang masih berpendidikan sarjana (S1).

dosen-s1

“Tunjangan fungsional itu akan kami hentikan, karena berdasarkan Undang-undang Guru dan Dosen yang disahkan pada 2005, tak ada lagi dosen yang mempunyai pendidikan sarjana pada 10 tahun setelah UU itu disahkan,” ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Prof Ali Ghufron Mukti, di Bandung, Sabtu via Hariansib (29/10).

Menurut Gufron, besaran tunjangan fungsional tidak terlalu besar tergantung jenjang dan jabatan akademiknya. Rata-rata, tunjangan fungsional yang diterima para dosen sebesar Rp750.000/bulan.

Saat ini terdapat puluhan ribur dosen di Indonesia yang masih lulusan S1. Padahal berdasarkan UU Guru dan Dosen, minimal pendidikan dosen adalah pascasarjana (S2).

“Kami sudah melakukan sosialisasi terhadap hal ini”.

Kemristekdikti juga menyatakan bahwa pihaknya mempunyai berbagai strategi untuk mengatasi persoalan dosen yang masih sarjana tersebut.

Pertama, dosen-dosen yang masih bergelar sarjana didorong untuk melanjutkan pendidikan dengan mekanisme beasiswa.

“Kemristekdikti punya program Beasiswa untuk Dosen Indonesia (BUDI). Pada tahun ini, ada sekitar 2.300 dosen yang kami berikan beasiswa,” papar Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu.

Pihaknya terus mengupayakan agar para dosen bisa melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain BUDI, juga ada beasiswa lain bagi dosen yang merupakan hasil kerja sama dengan sejumlah negara.

Kemudian dengan mekanisme rekognisi pengajaran lampau. Pengalaman para dosen yang sudah mengajar selama puluhan tahun tersebut diakui dan disetarakan dengan pascasarjana.

“Terakhir, jika tidak bisa juga kami pindahkan menjadi tenaga kependidikan atau bisa juga diberhentikan.”

Dia berharap penghentian tunjangan tersebut tidak menjadi polemik. Permasalahan itu juga dialami Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang mana diharuskan pendidikan minimal guru adalah sarjana.

51 ribu dosen S1

Profesi dosen dengan tingkat pendidikan strata 1 (S1) sudah sangat besar, yakni mencapai 51 ribu orang. Hal itu tidak sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen, untuk dapat mengajar, para dosen harus berkualifikasi pendidikan strata 2 (S2).

“Jumlah dosen yang masih S1 itu 51 ribu orang dosen,” ujar Ghufron Mukti usai mengadakan pertemuan di Universitas Gajah Mada, Jakarta, Rabu (20/4/2016) via Tribunnews.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ingin mendorong agar semua dosen yang masih bergelar S1 agar mengambil pendidikan tingkat lanjutan secepatnya. Bahkan pemerintah menargetkan tenaga kerja dosen sudah memiliki gelar S2 sampai akhir 2016

“Di 2016 seharusnya sudah tidak boleh. Syarat dosen itu harus S2,” papar Ghufron.

Kemenristek Dikti sudah memberikan waktu sampai satu dekade para dosen bergelar S1 mengejar tingkat pendidikannya. Namun hal tersebut belum dapat ditingkatkan lebih cepat lagi.

“Sebenarnya kan sudah diberikan kesempatan selama sepuluh tahun sejak undang-undang guru dan dosen tahun 2005 itu ada,” papar Ghufron.

Karena hal itu Kemenristek Dikti memberikan beasiswa kepada para dosen yang masih lulusan S1. Pemerintah pun juga menunggu dosen yang akan pensiun untuk tetap mengambil pendidikan S2.

“Kita masih berikan kesempatan untuk ikut dan mendaftar program beasiswa S2,” punkasnya.

Survivor: Tersesat Selama 28 Jam di Samudera Hindia

Ketika Brett Archibald jatuh ke laut di tengah malam badai di Samudera Hindia, dia pikir dia akan mati. Selama lebih dari 28 jam dia sendirian di laut, menghadapi hiu dan diserang oleh burung camar mengintai bola matanya. Berikut adalah kisahnya yang terjadi pada tiga tahun yang lalu.

Brett Archibald berdiri pada posisi dari mana ia jatuh ke laut
Brett Archibald berdiri pada posisi dari mana ia jatuh ke laut

 

“Aku hanya melihat lampu dari perahu yang menghilang. Aku menjerit, aku berteriak dengan semua yang aku punya di paru-paru saya, tapi saya menyadari dengan cepat bahwa mereka tidak akan pernah mendengar saya.”

Brett Archibald berjuang kembali untuk bertahan ketika ia berpikir hidupnya sudah berakhir. Pada pukul 02:30 waktu setempat pada 17 April 2013, di tengah-tengah badai di Samudera Hindia, ia jatuh ke laut setelah keluar dek atas kapal yang ia sewa dari Mentawai Blue di lepas pantai Indonesia. Saat itu gelap dan terjadi hujan.

Awalnya, dia sedang berlibur berselancar dengan sembilan temannya, tapi jatuh sakit karena keracunan makanan selama perjalanan 10 jam di sepanjang hamparan air yang dikenal sebagai Selat Mentawai di provinsi Sumatra Barat, Indonesia.

Dia beranjak pergi ke sisi perahu – Naga Laut – ia mual, pusing dan akhirnya pingsan. Ketika ia terbangun sadar, ia berada di air – perahu sudah berada 10 atau 15 meter di depannya.

brett-dkk

“Aku berenang dengan semua yang kubisa, tapi tidak ada cara untuk meraih perahu,” ia menceritakan kepada Program Victoria Derbyshire BBC.

Brett – saat itu berusia 50 tahun – dari Cape Town, Afrika Selatan, mengingat ketika ia shock. Dia tidak pernah membayangkan ia akan rentan terhadap jatuh ke laut.

Perahu terus menjauh, dan ia ingat ketika menatap langit, Brett merasa mendengar suara seperti binatang yang datang dari dalam.

“Saya pikir ada hyena di dalam air – ternyata itu adalah suara dari manik yang keluar dari tenggorokanku, seperti tawa histeris…” katanya.

di-mentawai
Pemandangan dari kapal sebelum mereka berangkat – Mentawai

Untuk 28 jam berikutnya Brett sendirian di samudera hindia, tetapi bertekad untuk tidak menyerah.

Sebagai surfer, dan perenang yang kuat, ia tahu bahwa ia harus mengambil napas dalam-dalam dan berenang melalui gelombang. Dia dapatkan melalui bukunya dan koleksi CD, dan di kepalanya untuk mencoba melupakan kram tak tertahankan di anggota tubuhnya – sebelum bernyanyi untuk dirinya sendiri.

Ia sangat kelelahan, dan mulai berhalusinasi, tapi serangkaian acara memberinya adrenalin, dan pertarungan, untuk tetap hidup.

Brett mengatakan ia menemukan posisi terbaik untuk dada dan menjaga kepalanya di atas air. Tapi sepertinya, energinya berkurang, ia tertidur – kemudian dibangunkan oleh burung camar.

“Ada yang mematokku di bagian belakang kepala. Aku mengangkat kepalaku ke atas untuk melihat apa yang terjadi dan terlihat burung menyerang ke wajahku.” kata Brett “Saya merasa dari hidung saya, darah mulai mengalir Aku tidak tahu apa yang telah terjadi -. Aku merasa seperti seseorang telah memukul saya dengan tongkat baseball.”

“Kedua burung camar mencoba menyerangku, mereka datang dari mana-mana, mengoceh dengan keras.”

Brett kahwatir camar berniat untuk mencabut bola matanya, tapi ia memiliki pikiran untuk melawan.

“Tiba-tiba aku berpikir, ‘Aku bisa menangkap salah satu dari mereka dan saya bisa makan dia’. “Saya pikir saya benar-benar bisa mengambil salah satu dari mereka dari udara, menggigit kepala dan memakannya. Saya akan makan semuanya, temasuk bulu jika perlu.”

Itu, tentu saja, rencana tersebut tidak terpenuhi. Tapi itu tidak menjadi bagian akhir pertemuan Brett dengan kehidupan di laut.

“Ini hiu”

Sekitar 15 jam sejak jatuh ke laut (dengan estimasi terbaik Brett) ia bersentuhan dengan penghuni laut.

“Awalnya saya pikir itu adalah baraccuda, ini ikan besar! Kemudian menyenggol saya lagi dan ketika berbalik saya di dalam air dan saya pikir ‘oh itu hiu, saya tahu itu adalah hiu’.”

Saat ia membalik sekitar, ia melihat sekilas apa yang saat itu tampak seperti “ukuran bus merah di London”.

“Ini pikiran manusia yang aneh. Saya pikir pertama adalah ‘oh dia akan makan saya’. Saya ingat mengangkat tenggorokan saya dan mengatakan ‘teman, hanya merobek tenggorokan saya keluar’.”

Lalu ia melihat edgings hitam sirip vertikal – itu adalah hiu karang blacktip. Sebagai surfer jago di Afrika Selatan, di mana hiu juga berada, ia tahu itu tidak menimbulkan ancaman bagi manusia. Pikirannya cepat berubah menjadi harapan hidup baru.

hiu-blacktipe
Blacktip Shark (Hiu Sirip Hitam) tidak mengancam manusia

“Saya pikir ‘saya bisa menangkap hewan ini dan dia bisa menyeret saya ke karang. Saya mulai dalam pikiran saya merencanakan. Saya bahkan menggunakan kata-kata ‘Grylls Bear, lepas topengmu, di sini Archie datang, aku akan… menangkapmu [hiu] dan aku akan menderekmu menuju darat’.”

Tapi kemudian, tidak seperti yang diharapkan. Brett bingung setelah kehilangan harapan, hiu berenang menjauh.

“Saya belum pernah begitu hancur dalam hidup saya. Itu yang paling bisa membuatku menangis, karena itu adalah pertama kalinya saya akan menemukan sesuatu yang saya pikir bisa menyelamatkan hidup saya.”

Melihat ke belakang, ia hanya bisa menggambarkan mentalitas sebagai “benar-benar gila”.

Itu lebih dari 13 jam sebelum ia ditemukan, sekitar 20 kilometer dari tempat ia jatuh ke laut hari sebelumnya.

Setelah teman-temannya melihat dia belum tiba untuk sarapan, mereka telah menghubungi penjaga pantai Indonesia, yang membantu koordinasi upaya pencarian dan penyelamatan.

Sekitar pukul 06:30 WIB, dua boat dari Sydney dikenal sebagai Barrenjoey ikut mencari di lautan, secara ajaib Brett masih hidup.

kaku

Gemetar dan kesakitan – mata dan kakinya bengkak, bibir dan tangan hampir tak memiliki darah – ia diselamatkan dan dibawa ke ruang medis terdekat. Dia telah kehilangan hampir 13lb (6kg) berat dalam air.

tangan

Tiga tahun kemudian, dia bilang dia masih bergetar setiap kali dia pergi ke tepi air, tapi ia lebih menganggap bahwa laut adalah “happy place” baginya.

Surfing
Brett tidak kapok untuk bermain di laut – surfing

“Aku tahu aku kembali ke samudera. Jika tidak, mungkin aku tidak akan pernah kembali lagi.”

Semoga kisah tadi bisa menjadi pelajaran bagaimana cara bertahan hidup di lautan jika suatu hal buruk terjadi.

Sambil Menyelam Minum Air: Lomba Foto Pesona Indonesia

Buat Anda yang suka traveling, ada beberapa event yang munkin paling dekat dengan kota Anda. Diantaranya;

10th Annual Balinale
Pesona Palu Nomoni 2016
Toraja Ultra Scenic Run 2016
Solo City Jazz
Hoyak Tabuik Piaman 2016
Festival Pesona Selat Lembeh 2016
Festival Boalemo 2016
Tafisa Games 2016
Maratua Jazz and Dive Festival 2016
Mesastila Peaks Chalenge 2016
Festival Kerawo Gorontalo 2016
Festival Keraton Nusantara 2016
Breksi Dance Festival
Kirab Agung Nuswantoro Mojokerto 2016
Anyer Festival 2016
The Thousands Beauty of Indonesia Tourism 2016
Festival Layang-layang Internasional Pangandaran 2016
Astra Green Run 2016
Surfing Exhibition Bowele Beach Malang East Java 2016
Tour de Siak 2016
Festival Pesona Teluk Tomini 2016
Festival Pesona Raja Ampat 2016
Sail Karimata 2016
Festival Bahari Kepri 2016
Festival Negeri Laskar Pelangi 2016
Jakarta Fashion Week 2016
Jakarta Marathon 2016
Buleleng Bali Dive Festival 2016
Festival Layang-Layang Bali 2016

Dari event tersebut, Anda bisa mengikuti sebuah lomba foto berhadiah. Juara 1; Underwater Camera Ricoh WG 20 serta hadiah lainnya.

sambil-menyelam-minum-air-lomba-foto-pesona-indonesia

 

  • Kompetisi ini berlangsung dari 26 September – 26 Oktober 2016.
  • Kompetisi ini hanya berlaku di wilayah Indonesia.
  • Mem-posting foto apa saja yang bertemakan #MomenMempesona, seperti:
    -Foto bertema pengalaman traveling di Indonesia
    -Foto dengan menunjukkan “Ragam Indonesia” kota-kota di Indonesia.
    -Membuat caption sekreatif mungkin dengan menceritakan alasan kenapa foto travelling tersebut menjadi #MomenMempesona dan sertakan detail lokasi.
  • Semua foto yang diikutsertakan haruslah karya asli dari peserta dan belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lain.
  • Peserta yang mendapat foto #MomenMempesona dalam event Kementerian Pariwisata pada kurun waktu kompetisi berlangsung, yaitu pada 26 September – 26 Oktober 2016 akan memperoleh peluang lebih besar menjadi pemenang. Selengkapnya kunjungi : http://pesonaindonesia.travel/

 

Wonderful Indonesia Tampil di English Premier League

Wonderful Indonesia gempur internasional di ajang Liga Inggris (EPL) dengan LED A-Board dari Agustus-November 2016 pada 19 pertandingan dengan 8 Top Club: Leicester City, Tottenham Hotspurs, Arsenal, Man City, Man Utd, Liverpool, Chelsea & West Ham. Ditayangkan lebih dari 131.000 stasiun televisi sehingga membuat jangkauan penayangan EPL ke lebih dari 724.000.000 rumah di 200 negara dengan lebih 100 juta penonton setiap minggunya.

wonderful-indonesia-liga-inggris
Branding Wonderful Indonesia yang ditayangkan pada pertandingan ke-9 (Stoke vs Man City) dari 19 pertandingan.

Dikutip dari Okezone.com – MENTERI PARIWISATA Arief Yahya menggempur internasional dengan branding Wonderful Indonesia. Setelah La Liga Spanyol, kali ini Wonderful Indonesia meramaikan Liga Inggris. Keren! Kepastian ini diutarakan oleh Kepala Bagian Media Ruang Mancanegara Kementerian Pariwisata Indonesia, Elizabeth yang mengatakan hampir sebagian besar pertandingan Liga Inggris diwarnai Wonderful Indonesia. “Secara pastinya ada 19 pertandingan di English Premier League (EPL) atau yang akrab disapa Liga Inggris bila di Indonesia,” jelasnya kepada Okezone, Kamis (1/9/2016). Menurutnya, ada alasan tersendiri mengapa Menteri Pariwisata Arief Yahya menargetkan agar branding Wonderful Indonesia dipasang di Liga Inggris. “Pemasangan Wonderful Indonesia di Liga Inggris punya alasan tersendiri, dimana targetnya adalah klub sepakbola yang memiliki pemain yang punya nama besar. Hal ini akan membuat jutaan penonton di dunia akan melihat serta penasaran dengan Indonesia,” bebernya. Tak itu saja, demi mengenalkan Pariwisata Indonesia di internasional maka Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta untuk menargetkan di 2016. “Biasanya untuk memasang di Liga Inggris harus mengantri 3 tahun, tapi ini dengan keinginan kuat dari Indonesia untuk terus mengenalkan keindahan Tanah Air maka butuh waktu 6 bulan,” tukasnya.

Tak Puas Memiliki Burj Khalifa, Dubai Bangun Tower Tertinggi di Dunia

Uni Emirat Arab menjadi salah satu negara paling kaya di kawasan Asia. Dan kota yang temegah disana terdapat sebuah bagunan yang sangat tinggi sebagai gedung pencakar langit; Burj Khalifa.

burj-khalifa

Walaupun demikian, mereka belum puas dan sekarang memulai pembangunan menara yang lebih tinggi lagi.

Joint venture (usaha patungan) antara Emaar Properties dan Dubai Holding.  Penguasa emirat, Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum meletakkan batu pertama The Tower di Dubai Creek Harbour pada Senin 10/10/2016, dan diproyeksikan akan selesai pada tahun 2020.

Emaar Properties, sebelumnya telah mengumumkan rencana membangun menara itu pada bulan April 2016, mengatakan tinggi menara itu akan melampaui menara Burj Khalifa yang tingginya 828 meter. Namun secara pasti, belum ada perilisan resmi mengenai ketinggian gedung baru yang sedang dibuat tersebut.

Diketahui, dari laman AFP menyebutkan bahwa pembangunan menara itu akan memakan biaya sekitar satu miliar dolar AS (sekitar Rp13 triliun). Bangunan dirancang oleh arsitek Spanyol-Swiss, Santiago Calatrava Valls, menara itu akan memiliki bagian ruang pengamatan yang memperlihatkan pemandangan 360 derajat dari kota pesisir.

the-tower-dubai

Pemimpin Emaar Mohamed Alabbar mengatakan menara itu akan selesai sebelum pameran dagang Expo 2020 di Dubai. Pada April, Emaar mengatakan, menara itu akan ramping, membangkitkan citra menara, dan akan bersauh ke darat dengan kabel kokoh.

Dubai sudah membangun reputasi untuk puluhan gedung pencakar langit futuristik, yang sudah mengubah kaki langitnya. Di negara lain, Kerajaan Arab Saudi sedang membangun menara di Jeddah yang menurut rencana akan satu kilometer lebih dari Burj Khalifa, demikian menurut warta kantor berita AFP.

 

 

Kemendikbud Bekerjasama dengan Auckland University of Technology

Sumber: Bisnis.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Auckland University of Technology (AUT) untuk mengirimkan pegiat budaya ke wilayah Selandia Baru.

kerjasama-kemendikbud-dan-auckland-university-of-technology

Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengungkapkan sebanyak 50 orang pegiat budaya dan 5 orang pendamping seperti fasilitator dan media akan menjalani program pelatihan profesional selama 3 minggu di daerah tersebut.

“Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan serta menguatkan kompetensi masing-masing pegiat budaya dibidangnya masing-masing. Bidang-bidang budaya tersebut antara lain seperti tari, musik, teater, film, galeri dan museum, visual, serta historian,” ujarnya, Kamis (13/10/2016).

Melalui kegiatan tersebut, lanjutnya, pihaknya berharap para pegiat budaya akan mempunyai rasa memiliki dan indentitas yang kuat terhadap kebudayaan Indonesia agar bisa menjadi pemimpin masa depan di masing-masing bidang budaya.

“Pelatihan tersebut akan berlangsung mulai 13 November 2016 hingga 4 Desember 2016 yang akan dilakukan dan ditangani oleh AUT sebagai mitra kami di Selandia Baru,” cetusnya.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut juga sebagai wujud untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dengan Selandia Baru terutama dibidang kebudayaan.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk membentuk sumber daya manusia yang mumpuni dibidang kebudayaan sehingga mampu menjadi agen-agen perubahan bagi lingkungan maupun kelompok masyarakat dimanapun pegiat budaya tersebut berada,” tuturnya.

Fasilitas

Sebanyak 50 pegiat budaya Indonesia akan mengikuti program budaya selama tiga minggu di Selandia Baru dengan pembiayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Program pengiriman pegiat budaya ke Selandia Baru tersebut akan berlangsung pada 13 November hingga 4 Desember 2016.

Kemendikbud bekerja sama dengan Auckland University of Technology (AUT) membuat pelatihan profesional khusus untuk pegiat budaya Indonesia yang terdiri dari beragam latar belakang dan keahlian.

Bidang-bidang budaya tersebut adalah tari, musik, teater, film, galeri dan museum, visual, dan sejarah. Program budaya selama tiga minggu tersebut akan dilakukan dan ditangani oleh AUT sebagai mitra Kemendikbud di Selandia Baru untuk melatih 50 pegiat budaya sesuai bidangnya masing-masing.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan, Selandia Baru merupakan salah satu negara dengan praktik terbaik dalam hal integrasi budaya dengan kehidupan modern.

Dalam kehidupan sehari-hari dan sistem kenegaraan, Selandia Baru masih menerapkan nilai-nilai budaya atau adat dari suku asli di Selandia Baru, yaitu Suku Maori.

“Kita bisa belajar banyak soal pengelolaan warisan budaya. Di beberapa tempat di Indonesia, warisan budaya banyak yang terancam karena modernisasi. Selandia Baru bisa menjadi contoh kita dalam mengintegrasikan budaya dengan kehidupan modern secara bersamaan, tanpa menghilangkan identitas budaya,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Kemdikbud, Rabu (12/10/2016).

Hal tersebut disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan Nota Perjanjian Kerja Sama antara Indonesia dengan Selandia Baru, di Bali Nusa Dua Convention Center, Rabu (12/10/2016). Penandatangan Nota Perjanjian Kerja Sama tersebut dilakukan di sela-sela penyelenggaraan World Culture Forum (WCF) 2016.

Nota Perjanjian Kerja Sama antara Indonesia dengan Selandia Baru ditandatangani Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) Kemendikbud, Suharti, dan Wakil Rektor Auckland University of Technology, Nigel Hemmington.

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid menuturkan, Auckland University of Technology telah menyiapkan program budaya secara detil untuk 50 pegiat budaya Indonesia.

Di Selandia Baru, para pegiat budaya Indonesia akan menjalani program pelatihan profesional, dan akan melakukan cultural visit atau kunjungan kebudayaan ke tempat-tempat yang disesuaikan dengan bidang masing-masing pegiat budaya.

Sebelum diberangkatkan, para pegiat budaya akan mendapatkan pembekalan terkait substansi materi yang akan dipertukarkan antara pegiat budaya Indonesia dengan counterpart atau rekan bandingnya di Selandia Baru.

Pembekalan akan diberikan oleh Ditjen Kebudayaan dan AUT dalam Program Pra Orientasi pada 10-12 November 2016, sehingga semua pegiat budaya dapat memahami dan siap melaksanakan program budaya di Selandia Baru.

Seleksi para pegiat budaya telah berlangsung pada akhir Juni 2016 lalu melalui pengumuman di laman kemdikbud.go.id dan laman kebudayaan.kemdikbud.go.id. Pengiriman pegiat budaya ke Selandia Baru ini juga menjadi salah satu program dalam Program Beasiswa Unggulan Kemendikbud.

Bisnis Kreatif Muncul Setelah Ada “The Power of Kepepet”

Sebuah pengalaman menarik dari Bpk. Rijal MZ;

Tadi pagi bersama keluarga saya sarapan di warung mobil “Sedep” di Jl. Jemursari Surabaya. Di pinggir jalan sebelum RSI Jemursari itu, pasangan suami istri memanfaatkan mobil Luxio-nya sebagai warung berjalan. Jualannya pecel ala Nganjuk. Rasanya enak, pedes. Mereka dibantu kedua putrinya. Potret keluarga kecil yang kompak berusaha.

Pak Supri, pemilik warmob alias warung mobil “Sedep” bercerita kalau dirinya hanya jualan di hari Ahad saja. Selain hari libur ini keduanya kerja di luar. Bu Umi, istrinya, kerja di parbik kretek HM. Sampoerna. Sedangkan Pak Supri kerja di pabrik minuman kemasan internasional sejak 1993.

Pak Supri membuka warmob saban Ahad sejak Nopember 2015. Alasannya, dirinya harus mempersiapkan sekoci ekonomi apabila diberhentikan dari pekerjaannya sewaktu-waktu. Beberapa sahabatnya diPHK mendadak, Sabtu ditelepon HRD, diminta menghadap Senin, Selasa sudah diberhentikan. Ngeri-ngeri sedap. Beberapa sahabatnya stress, karena selain di-PHK mendadak, juga belum siap mental membuka lahan ekonomi baru atau bahkan melamar kerja di perusahaan lain.

Melihat kenyataan ini, Pak Supri bersiap-siap. Dia tak mau depresi dan menularkan stresnya ke keluarga kecilnya–apabila pemecatan terjadi. Jadi, saat ini dia bekerja sekaligus melatih mental dirinya, istrinya, dan anak-anaknya apabila hari kelabu yang tak diinginkannya datang.

Ilustrasi
Ilustrasi

Pak Supri adalah potret kelas menengah Indonesia yang, dalam penelitian Prof. Gerry van Klinken, memiliki pola pikir taktis dan praktis di bidang ekonomi,–khususnya industri–, menciptakan peluang-peluang baru apabila kepepet dan cukup konservatif dalam perilaku keagamaan keseharian.

Pak Supri secara taktis mempersiapkan sekocinya. Dan, untungnya mulai membuahkan hasil. Ini sama persis dengan kisah seorang buruh pabrik lampu Phillips di Surabaya yang di-PHK. Tak mau meratapi nasib, dia membuka warkop sederhana di teras rumahnya. Tak lupa, dia sertakan daya tarik berupa televisi, koran, free-wifi. Kini, ia pendapatannya lebih baik dibanding saat menjadi karyawan pabrik. Di level lain, ada fenomena ribuan pengemudi Gojek yang merasa pendapatannya meningkat sejak bergabung dengan perusahaan ini dan memiliki waktu lebih banyak bersama keluarganya.

Hingga sekarang, saya meyakini apabila di antara bangsa di dunia yang tangguh dan “kuat menderita” (hahaha) serta cerdas mencari solusi tak terpikirkan, adalah kita, orang Indonesia. Dihisap selama lebih tiga abad juga masih haha-hihi, kawin mawin dengan bahagia, dan ngudud kretek dengan ekspresi kenikmatan tiada tara.

Banyak buruh di-PHK? Jangan khawatir. Bakal ada peluang bisnis yang tak terpikirkan sebelumnya. Itu kalau orangnya mau berusaha menjebol gengsi dan belajar ke orang lain. Jualan ini-itu, melayani jasa A, B, C, dan lain sebagainya. Pasti ada rezeki. Apalagi dalam benak kebanyakan orang Indonesia jenis rezeki ada dua: penghasilan tetap dan ceperan. Nah, dari pembagian konsep ini niscaya kita bakal menemukan manusia Indonesia dengan penghasilan tetap tak seberapa bisa mengkredit motor sampai mencicil panci.

Dari keterbatasan-keterbatasan yang ada pun selalu ada peluang bagi orang Indonesia, dari kelas atas hingga kaum alit. Profesi calo, misalnya. Dari makelaran penjualan aset negara sampe makelar mikrolet semua ada di sini. Lebih spesifik ada pula peluang ekonomi yang entah terinspirasi dari mana, dan hebatnya ada saja yang menjadi pengguna jasa/pelanggan/pembeli: dari tukang timbang badan dan tukang ukur tensi darah keliling, tukang isi korek api dan ganti baterei jam/arloji, pawang hujan+ular+buaya, penjinak jin, sampai tukang “sulap” lampu mati dihidupkan dan dijual kembali. Betapa kreatifnya orang Indonesia.

Ini kekayaan karakter. Di Eropa, pecatan perusahaan hanya bisa ngelimpruk. Mereka hanya bisa melamar ke perusahaan lain, yang bi(a)sanya juga menolak. Paling banter mereka mendemo pemerintah yang tetap saja pusing memulihkan ekonomi. Selain itu? Nunggu ada lowongan lagi. Ini yang terjadi saat ekonomi Yunani kolaps. Tak ada terobosan kewirausahaan dadakan nan nekat ala warga negara kita.

Jadi, soal perkara daya tahan dan terobosan kreatif, orang kita diam-diam menyimpan potensi. Tinggal menempatkan orang-orang kita dalam posisi terdesak, niscaya the power of kepepet bakal nongol.

Wallahu A’lam

Kendaraan Politik

By : Hendra Hendarin

Anda digiring dan diiming-iming untuk naik bus besar. Lalu semua jendela ditutup tirai. Anda diputarkan film terus menerus tentang bagaimana dunia di luar kendaraan Anda dan bagaimana situasi kondisi kendaraan lain.

Anda tak pernah masuk kendaraan lain, namun dari propaganda yang diinjeksikan kepada anda; anda yakin bahwa seluruh kendaraan lain adalah saingan Anda dan dapat mengancam keselamatan anda.

Ada kendaraan lain menyuguhkan kenyamanan dan kedamaian, namun kendaraan yang anda tumpangi seolah mengakomodir dan memanfaatkan segala kefrustrasian, kemarahan, kekecewaan Anda dalam hidup.

Kendaraan ini menawarkan kepada anda untuk membenarkan segala kemarahan dan kebencian anda. Anda diperlihatkan pada aturan, bahwa marah dan benci atas nama keagungan adalah sah bahkan berhadiah.

Dan Anda senang karena pembenaran ini efektif. Selain efektif juga aman, karena kendaraan anda memiliki banyak backing, sokongan dan dukungan.

kendaraan-politik-kendaraan-poll-licik

Penyokong kendaraan ini adalah mereka yang berkepentingan atas kumpulan kekuatan; yakni kekuatan psikologis dari kemarahan dan ancaman yang dapat menjadi instrumen bagi kepentingan mereka.

Instrumen ini multiguna, bisa digunakan untuk berbagai kepentingan ekonomi dan politik, yang pada ujungnya pada tujuan mempertahankan, membangun dan mengembangkan kekuasaan.

Sementara yang lain, yang lelah dan mual dengan semua ini, pada akhirnya memilih untuk berjalan kaki saja, menghindari lalulintas yang panas, berdebu dan bau sampah, untuk keluar dari hiruk pikuk dan hingar bingar, mencari udara segar di alam yang masih berudara bersih dan tak berbau busuk.


Semoga masyarakat kita semakin cerdas. Agar Ormas Radikal anak2 partai yg ambisius tidak mendapat tempat dlm peradaban Indonesia yang cinta damai. Damailah Negriku.

Ketahui Cara Aman Proses Jual Beli Rumah atau Properti

Post by 7 Properti

Ketika ada peluang jual beli properti atau sebidang tanah, ada beberapa langkah antisipatif yang sangat perlu Anda lakukan agar Anda aman dalam menggunakan tanah tersebut.

jual-beli-properti

Pertama, pastikan bahwa si penjual benar benar sebagai pemilik yang sah atas tanah tersebut, bukan harta gono-gini atau orang tuanya.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya gugatan pihak keluarga pada masa mendatang. Atau, jika memang tanah tersebut masih merupakan harta gono-gini, Anda perlu meminta klarifikasi dari si penjual bahwa penjualan tanah itu telah mendapat persetujuan dari pihak-pihak terkait dengan menunjukkan Surat keterangan bermaterai.

Kedua, periksa catatan terkait peralihan tanah tersebut, baik karena adanya jual-beli maupun karena hibah. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui dengan pasti asal usul tanah itu.

Jangan sampai karena faktor keteledoran Anda dalam memeriksa catatan peralihan tanah, Anda mendapatkan masalah masalah hukum di masa depan.

Ketiga, datangi kantor kelurahan setempat untuk mengecek catatan girik tanah tersebut, seandainya tanah yang hendak dibeli itu belum memiliki sertifikat.

Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa girik tanah itu benar benar tercatat dikantor desa/kelurahan.
Sehingga selanjutnya dapat membandingkan luas tanah yang tercatat di kantor desa/kelurahan dengan kondisi luas tanah aktual.

Keempat, setelah mendatangi kantor desa/kelurahan, penting juga untuk mendatangi kantor pertanahan, lalu mencocokan data rnengenai tanah tersebut.

Sekiranya terjadi ketidaksesuaian data, Anda dapat meminta pejabat kantor pertanahan untuk meninjau keadaan tanah yang aktual sekaligus melakukan pengukuran ulang atas tanahnya.

Selanjutnya, untuk menguatkan aspek hukum tanah yang hendak dibeli itu, sebaiknya transaksi dilakukan di hadapan PPAT. Sebab, satu-satunya instansi yang berwenang mengeluarkan akta tanah adalah PPAT.

Sekiranya tanah tersebut masih berstatus hak milik adat/girik, maka untuk menguatkan transaksi jual-beli tanah itu perlu dihadirkan pihak ketiga sebagai saksi.

Utamakanlah saksi yang memahami seluk beluk tanah tersebut, seperti lurah, RT/RW dan pihak lainnya.