Perbedaan Web Designer dan Developer

Resiko menjadi orang yang tiap hari berkutik di depan komputer, orang mengira semua hal bisa dilakukan. Padahal dunia it itu begitu banyak cabang, mulai dari basic sampai advance. Dan yang sering salah memahami tentang perbedaan web designer dan developer.

Kadang seorang web designer dimintai seseorang untuk membuat plugin, cms, atau aplikasi web, harusnya ke web developer. Meskipun terkadang ada yang bisa, tapi itu bukan bidangnya.

Lha, trus, apa perbedaan web design dengan web development?

Secara umum, bisa kita artikan web designer adalah orang yang bekerja menggunakan unsur visual dari basis yang sudah ada. Sementara web developer adalah orang yang bekerja membuat basis web itu sendiri. Keduaya saling membutuhkan untuk mengkombinasikan sebuah web interface.

web designer vs web developer
Web Designer vs Web Developer

Siapa yang lebih hebat designer atau developer?

Bisa dibilang seorang web developer atau pengembang situs lebih hebat karena memiliki andil lebih besar. Pengembang bisa menjadi web developer sekaligus menjadi web designer, akan tetapi seorang web designer harus belajar lebih banyak lagi untuk menjadi seorang web developer.

Seorang pengembang harus menguasai bahasa pemrograman mulai dari yang paling dasar sampai yang paling rumit. Mulai dari clint-scripting, manipulasi object, server-scipting, mysql database, dan masih banyak lagi. Sedangkan web designer yang dibutuhkan hanya beberapa bahasa pemrograman ditambah dengan penerapan tampilan dan memastikan fungsi web bekerja semestinya. Namun yang pasti, web designer juga harus memiliki skill untuk mengaplikasikan seperti kode html, css, php, javascript ditambah dengan kemampuan menggunakan aplikasi graphic design seperti Photoshop, Corel, Lightroom, dll.

Poin nya adalah developer mengandalkan logic dan desingner mengandalkan kreatifitas. Kedua profesi tersebut akan menjadi lebih bernilai jika memiliki imajinasi tinggi untuk perkembangan website. Pernah ada pepatah dari orang yang tentu kita mengenalnya :

Imagination is more important than knowledge – Albert Einstein

(Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan)

Kalau Nggak Dapet Duit, Semoga Dapet Pahala

Beberapa teman saya menanyakan, “bro, kalau ente lagi sepi job, ente dapet tambahan dari apa?”

Saya bingung mesti jawab apa, namanya juga seorang freelance, kalau sedang kosong ya nggak dapet duit lah.

Tapi saya inget lagi, saya punya beberapa website atau blog yang saya bikin. Meskipun jumlahnya nggak banyak, tapi ternyata hasilnya lumayan buat beli kuaci beberapa dus.

Dan salah satu blog, ya situs artikel.harizpromosi.com ini. Namun sayangnya, situs ini tidak begitu memberikan pemasukan yang cukup signifikan. Bahkan hasilnya ini tidak cukup untuk membiayai server, domain, dan biaya internet. Untungnya tertutup dengan situs-situs lain yang saya kelola.

Lha, trus kenapa artikel.harizpromosi.com masih saja dikelola?

“iseng”, itulah awal jawaban saya.

Namun setelah saya mencari referensi sebuah penulisan, saya mendapatkan sebuah kalimat ‘membagikan hal positif (ngeblog) juga termasuk amal jariyah’ asalkan membagikan hal positif kepada pembaca.

Sumber/penulis : kompasiana.com/Hendisetiawan

Saya suka menulis dimulai menulis pada buku harian saat masih mahasiswa dulu akhir tahun 1970-an, lalu menulis beberapa artikel pertanian dan kehidupan desa terkait dengan aktivitas Kuliah Kerja Nyata mahasiswa IPB di Kecamatan Cileungsi Bogor. Hobi ini kemudian dituangkan dalam bentuk beberapa artikel psikologi populer dimuat di majalah Anda (majalah khusus Psikologi tahun 1978-1979) dan artikel tentang Bahasa Indonesia dimuat di harian Kompas, berlanjut tahun 1981 artikel pengalaman kerja di hutan dimuat di Intisari.

Tahun 1980-an beberapa tulisan saya tentang manajemen dimuat di majalah internal perusahaan tempat saya bekerja saat itu. Aktivitas menulis saat masa muda ternyata membawa manfaat, pertama manfaat non finansial, teman-teman yang membaca tulisan saya mengucapkan selamat, tentu senang mengetahui tulisan kita dibaca orang.

Manfaat yang tak terkira saya dapat ketika melamar menjadi Management Trainee di Lembaga PPM Jakarta, salah satu yang ditanyakan pada daftar isian lamaran kerja adalah “Pernahkah anda menulis di koran/majalah?”. Saya yakin tulisan saya yang saat itu belum lama dimuat di harian Kompas menjadi ‘plus point’ bagi diterimanya lamaran saya, disamping lulus test psikologi dan test bahasa Inggris dan wawancara.

Manfaat kedua apa? Walaupun jumlahnya belum seberapa, sebagai penulis yang tulisannya dimuat di koran/majalah, tentu mendapat honor menulis, lumayan untuk menambah uang saku saat itu. Hobi menulis tumbuh lagi di usia beranjak tua, ketika menemukan Kompasiana sebuah blog keroyokan yang saya anggap cocok menyalurkan hobi menulis saya.

Sejak Juni 2011 sampai September 2013 saya menulis 608 artikel. Satu artikel sempat dimuat di rubrik Freez harian Kompas dan satu artikel terpilih menjadi salah satu tulisan yang dimuat di sebuah buku berisi kumpulan tulisan Kompasianer.

Manfaat menulis yang dirasakan tak berbeda dengan pengalaman menulis waktu muda remaja, kepuasan batin lebih besar dari kepuasan mendapat uang dari tulisan yang dimuat di koran atau menjadi kontributor sebuah buku. Namun seorang teman, pimpinan sebuah majalah pertanian pernah menyarankan saya untuk menyeleksi 600-an tulisan saya, memilahnya atas satu topik tertentu, berpotensi dijadikan buku.

Benarkah? Melihat dan membaca pengalaman beberapa Kompasianer yang pernah membukukan tulisannya, baik kumpulan tulisan di Kompasiana maupun menulis buku dengan topik khusus, misalnya pengalaman sembuh dari penyakit berat, hobi menulis akan menjadi penyaluran ekspresi, penyaluran potensi yang mungkin saja bermanfaat bagi orang lain disamping menghasilkan uang.

Sudah saatnya saya mengumpulkan pengalaman hidup, pengetahuan praktis tertentu untuk ditulis menjadi sebuah buku, tipis sekalipun. Topik Manajemen Kualitas, Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja mudah-mudahan menjadi materi buku pertama dan atau kedua. Masih potensi? Memang, tapi dengan niat berbagi pengetahuan yang pahalanya Insya Allah mengalir sepanjang masa, potensi ini akan menjadi realitas.

Menarik, tulisan yang bagus dari penulis senior. Berbeda sekali dengan tulisan saya yang masih acak-adul ini. Seperti pada kutipan diatas, saya juga merasakan sebuah kesenangan ketika berbagi dan memberikan manfaat.

berbagi

Tapi kalau ada pertanyaan seperti ini “kenapa nggak bikin web/blog 100% komersil dengan melakukan trik-trik tertentu?

Bisa saja, di dunia internet ada berbagai macam cara untuk mendapatkan pundi-pundi uang. Salah satunya adalah memasang iklan. Sama, saya juga pasang, tapi saya memilih untuk tidak melakukan hal-hal yang menyebalkan, seperti :

  • Memancing orang di sosmed seperti facebook dengan gambar atau tulisan yang membuat penasaran, bahkan gambar yang seharusnya bukan untuk publik.
  • Membuat judul kontroversi padahal isi biasa saja.
  • Membuat blog auto generate content, ini merupakan blog sampah yang paling menjijikkan. Mungkin pembaca sering menemukan web seperti ini, setelah nyari di google, tidak ada konten atau artikel, hanya berisi kata kunci / keyword yang terbuat secara otomatis.
  • Memasang iklan dimana-mana, bahkan menyilaukan mata. Dan yang paling banyak membuat sebal orang adalah iklan pop-up yang muncul.

Banyak lagi cara yang lain, tapi saya percaya bahwa cara yang natural adalah cara untuk bertahan lama.

Merantau Apa Enaknya?

Urbanisasi hampir terjadi di semua negara di belahan dunia manapun, tidak terkecuali Indonesia. Berbondong-bondong orang dari kampung datang ke kota besar terutama Ibu Kota Jakarta untuk mengadu nasib. Istilah ini disebut merantau, mencari rejeki di perantauan. Trus, merantau apa enaknya?

Nha, berikut ini adalah kutipan hasil ngobrol dari seorang perantau dari Aceh yang datang ke Jakarta. Ia merupakan salah seorang perantau yang punya idealisme tinggi. Bahkan obrolan santai ini mungkin bisa menggambarkan perjuangan nya.

Sebut saja Willy, ia telah merantau ke Jakarta sebelum masa reformasi 1998. Jakarta merupakan kota tujuan untuk mengadu nasib. Di kampungnya sendiri, sebenarnya Willy bukanlah orang yang pas-pasan, bahkan kalau kita golongkan ia memiliki banyak sawah dan aset lainnya. Sebelum ia berangkat, ia hanya membawa uang secukupnya walaupun bisa saja ia membawa uang dari orang tua yang juga mempunyai beberapa mobil.

Ilustrasi ngobrol santai via rectoverso
Ilustrasi ngobrol santai via rectoverso

“Bang, kalau di kampung enak, kenapa mesti merantau?” tanya saya.

Ia pun menjawab, ia punya prinsip sebagai seorang lelaki. “Menurut saya, kalau seorang lelaki punya harga diri, jangan ngandelin orang tua, jangan tinggal di rumah orang tua, tapi rumah kita sendiri”.

“Gimana ceritanya kalau orang tua sudah tua, trus kita kan musti juga ngerawat dan tinggal di rumah”

“Itu beda lagi kalau kondisinya seperti itu. Akan tetapi tetep kita harus punya rumah sendiri, kalau bisa bawa orang tua ke rumah kita, kalau nggak kita yang ke rumah orang tua trus rumah kita sendiri kita kontrakin. Sekali lagi, kita sebagai lelaki harus punya rumah!” Tegasnya.

“Kalau kayak bang Willy sih udah enak sekarang ya?”

“Alhamdulillah, orang melihat saat ini, coba kalau saat saya berjuang, itu jauh berbeda. Tidur cuman 3 jam sehari, jam 3 pagi berangkat nyari sesuap nasi, mondar-mandir kesana kemari sampai larut malam. Semuanya nggak ada yang instant. Untuk sampai saat ini, banyak sekali cobaan, kerasnya kota, dan banyak hal lainnya yang jauh berbeda dengan nyamannya kampung.”

“Di kampung kan nyaman, semuanya juga udah ada, tapi kenapa memilih merantau?”

“Itu sih pilihan, dan pilihan saya merantau. Alasannya, saya bukanlah orang yang nyari aman, berada di zona comfort. Dan lebih dari itu, merantau bukanlah sekedar mencari uang semata trus mudik bawa uang banyak seperti pandangan orang kampung umumnya. Justru banyak hal baru yang mungkin tak bisa kita temui di kampung sendiri. Seperti lebih tau seperti apa beragamnya suku dan budaya, dan warna-warni kehidupan. Serta yang paling membuat saya bahagia adalah ketika secara nggak sengaja ketemu istri, dan tambah lengkap kebahagian dengan kehadiran anak-anak kami.”

“Maaf bang, soal suku dan budaya, saya baca di internet aceh sama jawa kok kelihatannya kurang akur ya? “

“Kata siapa nggak akur, biasa aja, di internet tuh cuman tulisan oknum. Tapi emang sih dulu pernah saya temui… hmm saya kan orang Aceh dan kamu orang Jawa, kalau saya ngomong apa adanya gimana? netral aja”

“Ane orangnya selalu open mind bang, lanjutkan…”

“Gini, tau kan orang cina. Di Indonesia mereka rata-rata sukses secara finansial, akan tetapi gaya hidupnya tidak berubah. Sebagai contoh ia baru beli mobil 300 juta setelah punya tabungan 1 M, dan mereka biasa aja. Sementara beda lagi dengan orang jawa, BBJS, tau nggak artinya? Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita. Itu yang sering bikin sebel orang, baru punya mobil itupun belum lunas udah gaya-gayaan. Kayaknya banyak yang sengaja bikin panas tetangga. Tapi nggak semuanya, semoga kamu juga nggak kayak gitu, hidup sederhana enak, tetep low profile. Walaupun begitu, orang asli aceh juga manusia biasa, nggak ada yang sempurna. Sebenarnya sih semua suku dimanapun juga hanya tergantung orangnya, walaupun di sebut sebagai serambi mekah, aceh juga ada orang baik dan orang jahat, sama kayak di jakarta dan kota manapun juga.”

“Oke bang, ane paham. Sekarang kasih tipsnya dong buat yang pengen merantau…”

“Yang pertama nawaitu, niat! Siap mental, perbanyak sodara di perantauan meskipun belum mengenal sebelumnya. Masalah ketipu enggaknya anggap aja buat pelajaran. Bahkan di kota kita juga bisa menemukan banyak orang yang jauh lebih baik. Yang paling penting musti menjadi pribadi yang baik, Insya Allah kebaikan juga akan datang kepada kita. Emangnya kamu mau merantau.”

“Hehe, saya orang nya freelance, i’m from nowhere to everywhere. Saya juga pernah jadi kuli di Jakarta”

“owh iya ya… dulu kan pernah ketemu”

ngakak bareng sambil srutup kopi masing-masing, hahaha slurrrp.

Kata Siapa Youtube Isinya Cuman Hiburan Doang? Ngaji Juga Bisa!

Seperti yang kita tahu, ketika membuka youtube akan tampil banyaknya hiburan yang ada di home page. Mulai dari barisan paling atas sampai bawah berisi konten entertainment dengan segala bentuk kelucuan, glamor dan hal-hal mainstream lainnya.

Namun dibalik semua itu, masih banyak kok video-video informatif dan edukatif. Sebagai contoh ketika Anda ingin mencarikan video pembelajaran mengaji untuk putra-putri Anda, anda bisa melihat beberapa pilihan konten. Bahkan tak sedikit juga yang membuat video ngaji dengan media yang lebih menarik, salah satunya adalah video ngaji bacaan surat pendek, muawidotain berikut ini :

Jika pemutaran video bermasalah, klik link disini

citatubehd

Video ngaji by : www.ariefqosim.com

Cara Mengatasi Tethering Lemot

Jika sebelumnya saya menggunakan windows xp, vista, 7, dan 8 tidak ada masalah dengan konektifitas internet ketika setelah semua driver terinstall dengan baik. Namun yang saya temui setelah menginstal windows 8.1 di laptop. adalah begitu leletnya atau sangat lemot ketika melakukan koneksi dengan wifi yang dilakukan melalui tethering / hotspot wifi dengan smartphone android. Saat ini saya menggunakan Windows 8.1 professional 64bit, dan saya belum tahu apakah masalah ini sama dengan windows 8.1 versi 32 bit atau x86.

tethering lemot laptop

Emang masalahnya gimana?

Jadi begini, saat browsing bahkan youtube-an di hape lancar-lancar aja, bahkan saat di test kecepatan download sekitar 3,2 mbps, upload 1 mbps, ping test 80 dengan memakai axis. Saya coba pakai kartu operator lain, dan hasilnya indosat mentari kenceng juga, im3 sama, simpati telkomsel juga lumayan. Tapi saat digunakan di laptop kecepatan sangat memprihatinkan, hanya stuck pada 8KB/s atau 64 kbps.

Jika hal ini terjadi juga pada Anda, tetap tenang, beli kuaci dulu biar pikiran adem 😀  Jangan terburu-buru ngeluh dan komplain sama cs operator. Karena permasalahan belum bisa dipastikan karena kesalahan pihak provider.

Dan… setelah saya analisa lagi, kemungkinan besar pada adapter laptop. Mungkin saja driver yang kurang kompatible atau malfunction. Dan akhirnya masalah terselesaikan dengan langkah berikut ini ;

  1. Masuk device manager (klik kanan pada tobol windows > device manager
  2. Menuju network adapter > klik kanan : Broadcom 802.11n Network Adaptor; Update driver software
  3. Selanjutnya pilih browse browse network
  4. Masuk ke ‘let me pick from a list….’
  5. hilangkan tanda centang, kemudian akan muncul banyak pilihan. Silakan untuk menggunakan Multiband Network Adapter. (kebetulan saya menggunakan broadcom)network adapter multiband
  6. Kalau sudah, entar hasilnya seperti ini :
  7. device managerDone.

 

Sekarang saatnya mencoba lagi. Hidupkan tethering di android atau hh lainnya, boleh juga pake wifi tetangga asal tau passwordnya. Kalau berhasil, terlihat pada saat melakukan connecting yang lebih cepat. Bahkan tak akan melihat lagi tethering lemot atau peringatan limited or no connectivity. (hrz)

Membuat Quadcopter Sendiri Dengan Biaya Murah

Quadcopter atau drone yang digunakan untuk berbagai aktifitas hiburan maupun keperluan lainnya, saat ini sudah tak asing lagi di telinga kita.

Harga di pasaran saat ini berkisar mulai dari 5 juta rupiah sampai puluhan juta. Tergantung dari fitur dan bahan yang digunakan. Jika terasa terlalu mahal, kita bisa mencontoh bagaimana cara membuat quadcopter sendiri dengan biaya murah.

Pada dasarnya membuat quadcopter dipelukan alat mulai dari motor penggerak kipas ( small axial fans ) dan beberapa bahan lain, seperti fan pada PC, BLDC’s (Brushles DC-Motors).

cara membuat quadcopter

 

You cannot reverse their rotation by changing the POLARITY . That only works with old fashioned “Brushed DC Motors”. Model number of the Server Power Supply: HP – DPS – 700 CB-A. I recommend you not to buy this unit simply for this unit . A wide variety of fan -motors, salvagable from several devices / manufacturers could be used. Courtesy: The Post Apocalyptic Inventor

Untuk lebih lengkapnya simak video berikut ini :

Video cara membuat quadcopter sendiri dengan biaya murah Courtesy : The Post Apocalyptic Inventor

Baru 26 Tahun, Seorang Wanita Sukses Raup Komisi Rp 200 M

Bisnis properti merupakan bisnis yang begitu menjanjikan. Tak sedikit orang mampu mengantongi uang tanpa perlu memiliki modal yang besar atau memiliki aset besar. Salah seorang wanita asal Tiongkok Shirley Seng mendapatkan komisi 1,5 juta US dollar ( sekitar Rp 200 miliar ) dengan menjadi agen properti.

shirley seng
Shirley Seng

Seng menjadi miliarder muda yang sanggup menjual sebuah penthouse di Le Nouver Ardmore yang mempunyai nilai US$ 51 juta. Wanita berusia 26 tahun tersebut paling tidak telah menjual 43 unit condo.

Meski begitu, dia mengkonfirmasi pembayaran telah dituntaskan bulan lalu setelah berbagai negosiasi yang dimulai pada Maret. Harga penjualan yang sangat tinggi ini diyakini merupakan rekor tertinggi untuk sebuah penthouse lokal.

Pembeliah penthouse ini dilakukan oleh Sung Tongyu, salah satu pendiri perusahaan perdagangan online raksasa, Alibaba. Sun kini merupakan penduduk tetap di Singapura.

Kesepakatan transaksi besar ini merupakan peluang yang mengubah hidup Seng, gadis lulusan Nanyang Polythechnic. Sebelumnya, keluarga Seng tidak mendukung pekerjaan dirinya menjadi seorang agen properti.

“Kesepakatan ini menghasilkan uang banyak, seperti menghantam sebuah jackpot. Tapi ini merupakan karir hidup saya, jika saya pergi berlibur sekarang, saya mungkin kehilangan klien saat kembali,” tuturnya.

Saat ini saya masih tinggal di rumah sederhana bersama dengan orangtua, kakek nenek, dua saudara perempuan, empat kerabat lain dan satu pembantu. Dengan uangnya, dia telah membelikan orangtuanya sebuah mobil Volkswagen MPV, agar mereka bisa bepergian dengan nyaman.

“Ayah saya sakit dan tak mampu bekerja, dan ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga,” tuturnya.

Sepanjang bulan lalu saja, Seng berhasil menembus 16 transaksi. Dia diduga telah mencetak uang US$ 1,7 juta sebagai komisi dari 53 kesepakatan, khususnya di pasar properti sewaan.

Seng sendiri baru bergabung dengan PropNex pada Januari. Transaksi ini merupakan rekor besar bagi seseorang yang kurang dari lima tahun menjajal pekerjaan sebagai agen properti.

cara menjadi agen properti
Sample cara mempromosikan bisnis properti

Semonga dengan kisah seorang wanita sukses Shirley Seng tadi bisa menjadi inspirasi dan membuat kita termotivasi untuk lebih maju lagi. (hrz/ref:liputan6,bussinesasiaone)

Sebelum Naik Gunung Sindoro di Musim Panas, Perhatikan ini

Beberapa hari yang lalu, telah diberikan pengumuman tentang penutupan gunung Sindoro untuk sementara waktu. Hal ini terkait dengan kondisi gunung Sindoro yang mungkin perlu diperhatikan. Sebelum anda merencanakan untuk naik gunung Sindoro di musim panas, perlu anda ketahui (dikutip dari kompas) :

Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Cahyono, di Temanggung, Selasa (7/7), menyebutkan, penutupan jalur pendakian dilakukan karena pada musim kemarau ini, kawasan puncak Gunung Sindoro sangat rawan terbakar.

“Saat ini, 50 persen vegetasi di kawasan puncak Gunung Sindoro mengering sehingga mudah tersulut api. Di lahan yang kering, api pun menyebar dan menjalar lebih cepat,” ujarnya. Vegetasi yang tumbuh di kawasan puncak adalah rumput ilalang dan semak belukar.

Jalur pendakian yang ditutup adalah jalur melalui Resor Pemangku Hutan (RPH) Kemloko, tepatnya melalui Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, dan Desa Selopampang, Kecamatan Selopampang. Terkait upaya penutupan ini, BKPH Temanggung juga meminta perangkat desa untuk ikut terlibat, mengawasi dan melarang siapa pun naik ke puncak Gunung Sindoro.

Total luas lahan kawasan puncak di Gunung Sindoro di Temanggung mencapai 118 hektar.

gunung sindoro pagi hari artikel.harizpromosi.com
1 Januari 2015 Kondisi Gunung Sindoro masih lembab, by : Hrz/Ate
gunung sumbing dan sindoro panorama
Gunung Sumbing (kiri) dan Sindoro (kanan) Bulan Juli 2015, by : Hrz/Ags

Tidak hanya dari sumber berita saja, admin disini juga berada di linkungan sekitar kaki gunung Sindoro Sumbing, beberapa fakta yang perlu Anda ketahui :

1. Suhu udara di daerah kaki gunung berkisar antara 14-23 derajat celcius. Nha apalagi naik lebih tinggi lagi, bahkan di puncak gunung, bakal lebih dingin lagi. (accu weather : Parakan @ 20.00 pm)

Screenshot_2015-07-08-20-05-29[1]

2. Kelembaban 93% dan kecepatan angin tak menentu kadang 5.7 km/jam kadang lebih besar lagi. Dengan Humidity seperti itu maka kondisi lingkungan sangat kering. Bahkan Anda bisa menyaksikan sendiri kalau banyak orang di daerah Temanggung punya kekerigan di kulit (kosek’en)

4. Jika sebelumnya di pagi hari kebiasaan orang-orang berjemur pukul 06 sampai 08 pagi, saat ini pukul 10 sampai jam 12 siang saja masih banyak orang yang berjemur di luar rumah.

3. Perubahan musim hujan ke panas sangat tidak bagus untuk kesehatan, apalagi di daerah pegunungan yang sangat dingin. Tukang pejet dan kerikan sangat laris manis.

 

Apa yang dikhawatirkan dan menjadi alasan utama Pendakian Gunung Sindoro ditutup untuk sementara waktu?

Terkait ulah manusia. Hal ini sangatlah logis. Para pendaki mungkin sebagian besar sudah memahami apa yang harus dilakukan dan apa yang sebaiknya dihindari. Namun banyaknya pendaki yang kurang memerhatikan linkungan inilah yang dikhawatirkan dapat merusak alam.

Kondisi dinginnya gunung, mendorong inisiatif pendaki untuk membakar api unggun. Putung rokok saja bisa menyebabkan kebakaran hutan, apalagi api besar, sangat cepat merambat dan itu akan menyebabkan bencana kebakaran besar.

Pada bulan mei-juni saja tercatat telah terjadi tiga kali kebakaran di Gunung Sumbing, dan dengan adanya penutupan sementara ini menghindarkan kebakaran hutan di gunung Sindoro.

Kapan pendakian akan dibuka kembali? Belum ada kepastian. (hrz)

 

 

Tips (sessat) puasa penuh tanpa bolong

Di indonesia biasanya waktu puasa berkisar 14 jam. Sahur batas jam 4  dan berbuka jam 6.
Kalau menjalankan puasa seperti ini, tiada kendala sepertinya.

image

Apalagi pas bangun tidur di siang hari, dilanjutkan ngabuburit sambil makan kuaci, pasti nggak kerasa maghribnya